in

DAK Puluhan Miliar Digelontorkan untuk Bangun Jalan Beton di Blora

Sejumlah pekerja membangun ruas jalan Ngliron-Kalisari Blora, dengan konstruksi beton. (Foto : blorakab.go.id)

 

HALO BLORA – Sejumlah ruas jalan di Kabupaten Blora, sudah mulai dibangun dengan konstruksi beton.

Pekerjaan fisik tersebut dbiayai menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) 2022, dengan total nilai kontrak Rp 40.534.129.320,.

Hal itu disampaikan Fungsional Ahli Muda Subkoordinator Pembangunan Jalan dan Jembatan Bidang Bina Marga DPUPR Blora, Yudi Kristiawan, Rabu (15/6/2022).

“Untuk Mulyorejo-Ngloram sudah mulai beton Fs 45 dan Ngloram-Sidorejo mulai beton kurus,” kata dia, seperti dirilis blorakab.go.id.

Untuk ruas jalan Ngliron-Kalisari, dibangun dengan konstruksi beton Fs dan sudah selesai separo. Adapun untuk ruas jalan Randublatung-Getas, saat ini dalam proses Beton Fs 45.

Pihaknya mohon maaf, apabila ada material di tepi ruas jalan serta pengerjaannya mengganggu warga masyarakat sekitar, khususnya saat berkendara.

Untuk diketahui, sejumlah kontraktor penyedia jasa dan konsultan pengawas pemenang lelang, telah menandatangani kontrak di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blora, Selasa (19/4/2022) lalu.

Mereka mengerjakan enam pembangunan fisik dan melakukan pengawasan dengan biaya anggaran DAK 2022.

Adapun kegiatan yang dikerjakan, adalah pembangunan jalan Klopoduwur – Ngliron, nilai kontrak Rp 5.592.118.745, dan dilaksanakan CV Ambangun Gumelar, dengan konsultan pengawas CV Berkah Mahada Karya.

Untuk ruas jalan Ngliron-Kalisari, nilai kontrak Rp 3.399.970.000, dilaksanakan CV  Meteor Jaya, dengan konsultan pengawas CV Karya Mandiri.

Untuk ruas jalan Randublatung-Getas, nilai kontrak Rp 6.806.484.518, dilaksanakan CV Kertas Sejati, dengan konsultan pengawas CV Mega Putri.

Kemudian untuk ruas jalan Mulyorejo-Ngloram, nilai kontrak Rp 7.913.256.056, dilaksanakan penyedia Jasa CV Bangun Cipta, dengan konsultan pengawas CV Statika Teknik.

Selain itu untuk ruas jalan Doplang-Kunduran, nilai kontrak Rp 5.573.700.000, dengan penyedia jasa CV Timbul Jaya, dan konsultan pengawas CV Atthaceta.

Selanjutnya, Ngloram–Sidorejo, dengan nilai kontrak Rp 11.248.600.000, pekerjaaan dilaksanakan CV Chandra Setya Karya, dan konsultan pengawas CV Tiara Sinergi. (HS-08)

Dindagkop UKM Blora Gelar Pelatihan Penataan Bisnis untuk Koperasi

Proyek Peningkatan Jaringan Irigasi di Blora Sudah Masuk Proses Tender