Cuma Mau Lawan Sang Predator dalam Perebutan Gelar

Ciryl Gane/dok.

 

HALO SPORT – Ciryl Gane, petarung kelas berat Ultimate Fighting Championship (UFC), terus menebar pesona di oktagon.

Pada partai terakhir, pria asal Prancis berusia 30 tahun ini sukses menghancurkan mantan juara kelas berat, Junior dos Santos, melalui sikutan mautnya. Ciryl sangat puas dengan kemenangannya.

Hasil itu membuat rekor profesional Gane kini menjadi tujuh kemenangan tanpa kalah. Tiga kemenangan lewat KO, tiga submission, dan satu melalui angka.

Catatan impresif ini tak membuat Ciryl jemawa, dan ngotot menantang para petarung sangar lainnya. Jika harus diadu, dia hanya mau menghadapi Francis Ngannou yang berjuluk Sang Predator.

Gane ingin meladeni Ngannou dalam duel perebutan gelar juara UFC. Duel ini diprediksi sangat menarik, karena keduanya sama-sama ganas di oktagon.

β€˜β€™Saya cuma melakukan pekerjaan saya. Itu saja,’’ tegas Ciryl seperti dilansir dari Low Kick MMA.

β€˜β€™Tolong buatlah duel saya dan Francis untuk perebutan gelar. Anda tahu, kami berdua berasal dari gym yang sama dan memiliki pelatih yang sama pula,’’ jelasnya.

Ngannou, penantang nomor satu, akan kembali beradu pukul di oktagon pada 2021. Sang Pemangsa dijadwalkan bersua dengan raja kelas berat saat ini, Stipe Miocic.

Jika Francis menang, ada potensi dia bertemu Gane paling cepat tahun depan. Kalau terwujud, itu akan menjadi pertarungan emosional.

Tongkrongan Ciryl memang menakutkan dengan tinggi 196 cm, berat 112 kg, dan jangkauan 206 cm. Dia menguasai kickboxing dan muay thai.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.