Covid-19 Luluhkan Ekonomi Desa, Udinus Berikan Solusi Internet Desa Tenaga Surya

Para mahasiswa UKM Penalaran Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang mengadakan kegiatan Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D) di Desa/Kelurahan Tamanrejo, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal.

 

HALO SEMARANG – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Penalaran Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang mengadakan kegiatan Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D) di Desa/Kelurahan Tamanrejo Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal. Dalam pembinaan dan pemberdayaan desa, Udinus memberikan solusi utama yakni dengan pemasangan internet desa yang bertenaga surya.

Kegiatan PHP2D memiliki tema ‘Pemberdayaan Pemuda Lokal Berbasis Internet Desa Tenaga Surya Untuk Peningkatan Akses Pembelajaran Era Pandemi di Tamanrejo’. Kegiatan tersebut telah lolos dan didanai oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia pada tahun 2020 lalu.

Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa meliputi instalasi, sosialisasi, dan pelatihan bagi warga desa. Pembinaan dan pemberdayaan tersebut diikuti oleh 12 mahasiswa dari UKM Penalaran Udinus.

Pembina dari UKM Penalaran Udinus, Sari Ayu Wulandari ST., M.Eng menjelaskan, tujuan dari kegiatan tersebut sebagai sarana untuk membantu mengatasi permasalahan di desa.

Menurutnya, pandemi Covid-19 juga menjadi satu di antara masalah yang menyebabkan berbagai sektor, tak terkecuali perekonomian di desa yang terpuruk. Dengan masalah itu, bersama dengan tim PHP2D Udinus, diberikan solusi dengan pemasangan internet tenaga surya. Penggunaan tenaga surya memungkinkan keberlanjutan program, karena dapat mengurangi biaya operasional internet desa.

Pemasangan yang dilakukan beberapa bulan lalu, memiliki berbagai manfaat dan berdampak positif bagi desa. Dua di antara dampak positif yang ditimbulkan dari kegiatan PHP2D yakni pengurangan pengangguran di desa dan beban biaya listrik lebih terjangkau. Tak hanya itu, terjadi juga pemerataan komunikasi sebagai bagian dari pembelajaran di era pandemi Covid-19.

“Kegiatan PHP2D dilaksanakan pada akhir tahun 2020 lalu. Solusi ini berdampak positif bagi desa, di mana akan banyak munculnya wirausaha-wirausaha baru di desa baik sebagai reseller produk ataupun menjual produknya sendiri secara online,” tutupnya.

Ditambahkan, melalui PHP2D mahasiswa juga dapat mengembangkan soft skills yang dimilikinya melalui berbagai program. Salah satunya melalui pembinaan dan pemberdayaan masyarakat. Kegiatan ini juga dapat membentuk mahasiswa yang memiliki multi kecerdasan, kecerdasan intelektual, emosional, spiritual dan sosial.

“Kami ingin nantinya ada keberlanjutan program yang diajarkan oleh tim. Kegiatan ini juga dapat membentuk mahasiswa yang memiliki multi kecerdasan, kecerdasan intelektual, emosional, spiritual dan sosial,” tutupnya.

Dalam kegiatan itu, puluhan warga Desa Tamanrejo, Kendal juga menjadi peserta dalam pembinaan itu. Hasil dari kegiatan dan proses pembinaan yang telah dilakukan dapat disaksikan melalui channel Youtube PHP2D Udinus dan Instagram mereka di @php2d_udinus.

Sementara itu, Ketua UKM Penalaran Udinus yang juga tergabung dalam tim PHP2D, Yusuf Iskandariah berharap solusi yang ditawarkan dapat menjadi angin segar dan menjadi langkah untuk kembali aktifnya perekonomian di desa di masa pandemi ini.

Dia pun bersama tim juga berencana melakukan penambahan kebutuhan yang baru untuk peningkatan kemandirian ekonomi warga di Desa Tamanrejo, Kendal.

“Kami akan memasukan kembali proposal PHP2D dengan desa yang sama. Rencananya kami juga berusaha untuk peningkatan akses pendidikan yang masih belum teratasi,” tutupnya.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.