in

Covid-19 di Kebumen Masih Tinggi, Bupati Minta Prokes Jangan Kendor

Bupati Kebumen Arif Sugiyanto mengikuti rapat koordinasi dengan Tim Satgas Covid-19 Pusat dan sejumlah kepala daerah, secara virtual dari Gedung F, Kompleks Setda Kebumen. (Foto : Kebumenkab.go.id)

 

HALO KEBUMEN – Bupati Kebumen  Arif Sugiyanto meminta semua pihak, termasuk masyarakat tetap melaksanakan protokol kesehatan, dan mematuhi aturan yang diterapkan dalam masa PPKM darurat. Hal ini karena jumlah warga yang terjangkit Covid-19 masih tinggi.

Bupati menyebut, rata-rata perhari terdapat 100 orang di Kabupaten Kebumen tertular penyakit tersebut.

“Kalau ditracking 12 hari, sudah 1.200 orang yang terpapar Covid-19, dengan angka kematian yang masih cukup tinggi. Ini menjadi perhatian bersama. Prokes jangan sampai kendor, aturan PPKM juga harus benar-benar dipatuhi,” kata Bupati, seperti dirilis Kebumenkab.go.id.

Menurut Bupati, penyebab tingginya angka kematian Covid-19 di Kebumen, karena masih banyak warga yang sakit dan menunjukkan tanda-tanda gejala Covid-19, tidak langsung dibawa ke rumah sakit, atau telat penanganan. Terlebih mereka yang punya penyakit penyerta.

“Jadi masyarakat harus memahami. Ketika sudah demam, panas dua hari tidak sembuh, jangan ragu-ragu untuk periksa ke dokter atau rumah sakit. Apalagi kalau ada penyakit penyerta, gula, jantung, asma, jangan sampai telat, rujuk ke rumah sakit,” ujarnya.

Pemerintah, kata Bupati sudah menyiapkan penambahan kamar pasien Covid-19, di sejumlah rumah sakit. Termasuk penambahan obat-obatan dan oksigen. Saat ini, pemerintah masih terkendala dengan menipisnya vaksin, mengingat animo masyarakat tinggi, sementara kuota terbatas.

“Vaksin kebetulan sudah habis, tetapi kami sudah mengajukan penambahan ke Pemerintahan Pusat, dan Pemerintah Provinsi Jateng. Karena vaksin ini kan program pusat, barangnya dari luar negeri. Kita sifatnya menerima dan mengusulkan. Jadi masih menunggu,” jelasnya.

Penyerapan vaksinasi di Kebumen juga sangat tinggi. Dibanding wilayah lain di Jateng, Kebumen menempati urutan kedua. Pemkab juga menggencarkan vaksinasi 100 persen bagi desa yang masih zona hijau. Bupati meminta masyarakat, agar tetap bersabar, PPKM darurat masih diperpanjang sampai 2 Agustus 2021.

Dalam penanganan Covid-19, tahun ini Pemkab Kebumen sudah menyiapkan anggaran Rp 94 miliar. Dana tersebut digunakan untuk memenuhi semua kebutuhan penanganan Covid-19, termasuk untuk pemberian bantuan sosial kepada masyarakat kecil. (HS-08)

Share This

Rela Jadi Badut Demi Hibur Pasien Covid-19

DPRD Kabupaten Tegal Tetapkan Mohamad Faiq SPI sebagai Ketua