in

Coba Kembangkan Konten Dongeng Anak Di Youtube

Fibriyani Nur Aliya, Calon Peneliti di BPSDMP Kominfo Yogyakarta.

 

BERKARIR di dunia pendidikan dan tertarik dengan sesuatu hal yang berbau penelitian atau riset, menjadi pilihan bagi Fibriyani Nur Aliya.

Seperti yang saat ini sedang ditekuni cewek cantik kelahiran Semarang, 20 Februari 1987 yang akrab disapa Ayik, dia kini dalam proses menjadi seorang peneliti.

Menurut Alumni Magister Ilmu Komunikasi Undip tersebut, saat ini dirinya sehari-hari bekerja di Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BPSDMP) Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Yogyakarta, sebagai calon peneliti.

Sebelumnya, Ayik juga pernah mengembangkan kemampuannya sebagai seorang dosen di Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang.

Ayik menceritakan pengalaman paling berkesan saat menjadi dosen luar biasa, dengan membuat proyek penelitian bersama dengan mahasiswanya.

Mantan dosen mata kuliah Metodologi Penelitian Komunikasi Udinus tersebut mengatakan, selama mengajar, dirinya harus memiliki kesabaran lebih saat menghadapi para mahasiswa. Sehingga cukup menguras energi, terutama saat mengoreksi proposal penelitian.

“Dan harus membalas pertanyaan yang diajukan mahasiswanya untuk bahan proposal hingga pukul 03.00 pagi. Itu pengalamanku yang juga paling berkesan saat menjadi salah satu staf pengajar Udinus sebelum di pekerjaan sekarang,” kata mantan Public Relation (PR) Entertainment Plaza.

Menurutnya, dengan profesinya sekarang, kadang dia juga kangen untuk mengajar kembali. Namun hal harus ditundanya karena harus fokus pada pilihannya sekarang.

Di tengah kesibukan melakukan penelitian dan riset, untuk mengisi waktu senggang, Ayik mengaku kerap membuat konten di Youtube. Namanya Mak’e Ndongeng, berisi cerita/dongeng untuk anak-anak sebelum tidur.

Menurutnya, aktivitas mendongeng untuk mengantar anak sebelum tidur pada malam hari, menjadi salah satu aktivitas guna menstimulasi perkembangan otak anak.

Selain itu bisa menajamkan ingatan si anak. Hobi barunya ini, rencananya juga akan diseriusinya demi menyiapkan generasi Indonesia di masa mendatang.

“Biasanya anak-anak lebih suka dongeng yang ada gambar-gambarnya. Entah itu hewan-hewan, tumbuh-tumbuhan maupun pemandangan alam. Saya akan berusaha untuk memberikan konten yang mendidik bagi anak-anak Indonesia melalui channel saya di Youtube,” pungkas cewek yang punya hobi bersepeda dan fotografi ini.(HS)

Share This

Jateng Miliki Potensi Alam Untuk Kembangkan Peternakan

Ganjar: Jateng Butuh Tambahan Vaksin