in

Coba Beberapa Hal di Silverstone

Massimo Meregalli/dok

HALO SPORT – Fabio Quartararo akan melakoni MotoGP Inggris di Sirkuit Silverstone, 7 Agustus mendatang, dengan hukuman long lap penalty.

Hukuman itu terkait kecerobohannya pada Grand Prix (GP) Belanda, 26 Juni silam. Quartararo, pembalap Monster Energy Yamaha, masih memuncaki klasemen sementara dengan keunggulan 21 poin atas Aleix Espargaro (Aprilia Racing).

Yamaha wajib melakukan sesuatu agar rencana mereka tetap berada di jalur yang benar. Tim Garpu Tala perlu mewaspadai peningkatan yang ditunjukkan Espargaro.

Kuda besi YZR-M1 yang ditunggangi Quartararo pada musim ini juga tak banyak berubah seperti yang dikeluhkan pada awal-awal musim. Yamaha belum bisa menemukan senjata mematikan untuk mengalahkan para rival.

Manajer Tim Yamaha Massimo Meregalli menyatakan skuadnya akan mencoba beberapa komponen baru untuk GP Inggris.

‘’Kami ingin mencoba beberapa hal di Silverstone. Kami memiliki ruang untuk perbaikan dalam hal kecepatan tertinggi, tapi kami tidak bisa berbuat apa-apa selama musim ini,’’ujar Meregalli seperti dikutip dari Motorsport.

Menurut dia, YZR-M1 tak membutuhkan revolusi untuk mencapai hasil terbaik.

‘’Kami juga melakukan beberapa perbaikan. Kami hanya mengacu pada informasi yang telah dikumpulkan di setiap balapan untuk memperbaiki kekurangan,’’ papar Massimo.

Pihaknya selalu melihat dari balapan ke balapan, dan bertekad menjadi yang terdepan. Yamaha cuma berharap pada konsistensi El Diablo (Si Iblis), julukan Quartararo.

Sementara tandem El Diablo, Franco Morbidelli, belum bisa melakukan banyak perubahan dalam membantu tim.(HS)

Kota Semarang Berhasil Pertahankan Predikat Kota Layak Anak

Sabar Tunggu Lawan Idaman