Cerdas, Warga Wates Gunakan Jogo Tonggo untuk Hadapi Covid-19

Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito dalam Mlaku-mlaku Tilik Kampung (jatengprov.go.id)

HALO MAGELANG – Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito, menilai masyarakat Kelurahan Wates, Kecamatan Magelang Utara sudah cerdas dalam menghadapi pandemi Covid-19. Mereka menggunakan Jogo Tongo, untuk bekerja sama menghadapi pandemi.

Sigit melihat semangat gotong-royong dan rasa kepedulian antartetangga yang tinggi di kampung itu, sehingga penyebaran virus Corona bisa dikendalikan. Penilaian tersebut disampaikan Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito, saat menggelar program Mlaku-mlaku Tilik Kampung.

“Masyarakat Kota Magelang sudah sangat cerdas. Meski di tengah pandemi dan zaman makin sulit, tapi masih bisa bergotong royong menangani pandemi yang memang masih menjadi musuh kita bersama,” kata dia Selasa (13/10).

Menurut Sigit, salah satu strategi terbaik untuk mencegah penyebaran Covid-19 adalah kedisiplinan masyarakat. Setelah itu, barulah peran pemerintah dalam mendorong semangat agar senantiasa menggelorakan protokol kesehatan.

“Jadi harus seimbang antara dorongan pemerintah dengan kedisiplinan masyarakat. Kuncinya adalah gotong-royong masyarakat, di mana di Wates ini sudah terbentuk embrio Satgas Jogo Tonggo sejak April lalu, untuk mendisiplinkan masyarakat terhadap protokol kesehatan,” tandasnya.

Wali kota pun mengingatkan, di tengah pandemi Covid-19 yang belum berakhir ini, masyarakat agar tidak berpergian jika tidak mendesak. Kecuali jika untuk mencari nafkah dan menghidupi keluarga, yang menuntut untuk keluar rumah. Mereka yang terpaksa ke luar rumah, mesti memperhatikan kesehatan diri, dan menjalankan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19.

“Untuk sementara jangan berpergian dulu, kalau tidak mendesak. Kemudian juga jangan menerima tamu menginap. Sebab kita tidak pernah tahu, meskipun itu keluarga atau saudara kita, riwayat perjalanannya seperti apa,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, Sigit melakukan penanaman cabe secara simbolis di lahan pertanian milik warga RW 01.

Sementara itu, Lurah Wates Ravi Pagas Makalosa mengapresiasi kunjungan Wali Kota Magelang dan jajarannya, yang sekaligus memantau kearifan lokal masyarakat Wates dalam mencegah penyebaran virus corona.

“Lewat Mlaku-mlaku Tilik Kampung ini Bapak Wali Kota dan pejabat pemkot sudah berkenan meninjau 13 RW dan 84 RT yang ada di Wates. Ini kebanggaan buat kami, sehingga ke depan kita harapkan, semangat kami untuk menerapkan disiplin protokol kesehatan semakin tinggi,” ujar Ravi.

Ia menjelaskan, Kelurahan Wates mengandalkan kearifan lokal untuk mencegah penyebaran virus corona. Salah satunya dengan gotong royong dan membentuk Satgas Jogo Tonggo.

“Kita sudah memiliki Satgas Jogo Tonggo, dan beberapa upaya senantiasa kita lakukan seperti disinfeksi rutin tiap minggu. Meskipun saat ini ada 13 kasus positif di Wates, tapi itu bukan karena transmisi lokal, melainkan mereka yang bepergian sehingga tertular di sana,” ujar Ravi. (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.