in

Cemburu, Pria Ini Tega Membunuh Istrinya Sendiri

RS (25) pelaku pembunuhan terhadap istrinya bernama Yohana (21).

 

HALO BANJARNEGARA  – Kepolisian menangkap seorang pria berinisial RS (25), pelaku penganiayaan dan penusukan terhadap istrinya sendiri, Yohana (21) yang berakibat hilangnya nyawa korban.

Pelaku tega membunuh istrinya sendiri karena cemburu, dan menduga korban memiliki hubungan dengan pria lain.

Kasat Reskrim Polres Banjarnegara, AKP Donna Briadi mengungkapkan, kasus pembunuhan ini terjadi pada Minggu (29/8/2021) di Desa Bakal, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara.

“Kami berhasil mengamankan pelaku Kamis (2/9/2021) sekitar pukul 02.00 WIB bersama tokoh masyarakat dan Polda Jateng,” kata Donna seperti rilis yang diterima halosemarang.id, Sabtu, (4/9/2021).

Donna menjelaskan, pelaku ditangkap saat akan pulang ke Desa Pekasiran, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara.

Sebelumnya, pada Selasa (31/8/2021), Satreskrim Polres Banjarnegara bersama tim Jatanras Polda Jateng telah lakukan pengejaran terhadap pelaku yang kabur usai melakukan pembunuhan.

Donna mengatakan, selama pelarian kurang lebih empat hari, tim sedikit mengalami kendala lantaran tersangka sering berpindah-pindah tempat.

“Pelaku berpindah-pindah, masih di sekitaran Kabupaten Wonosobo,” kata Donna.

Donna menerangkan, motif pelaku melakukan pembunuhan terhadap istrinya sendiri lantaran diduga karena cemburu, karena pelaku menuduh korban memiliki pria idaman lain.

“Jadi yang bersangkutan ini memang dua bulan terakhir ini sudah pisah ranjang, motifnya bukan masalah ekonomi namun karena cemburu. Diduga pembunuhan ini telah direncanakan sebelumnya,” lanjutnya.

Dia menyebut, kejadian penganiayaan itu terjadi saat korban pulang kerja sekitar pukul 15.00 WIB, dan sebelum kejadian keduanya sempat terlibat cekcok atau adu mulut.

“Pelaku sudah menunggu korban. Saat korban pulang kerja jalan kaki terjadi pertikaian,” ungkapnya.

Kasus pembunuhan ini pun menjadi viral setelah seorang warga merekam dan menyebarkan video tersebut di media sosial.

Diketahui korban meninggal dunia setelah pelaku menusuk leher korban dengan pisau, sehingga korban mengeluarkan banyak darah hingga tak tertolong.

Kini pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dikenakan pasal 44 ayat (3) Undang undang Republik Indonesia Nomor 23 tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Kekerasan Dalam Rumah Tangga dan atau Pasal 340 KUHP atau pasal 338 KUHP.

“Di mana ancamannya seumur hidup atau hukuman mati,” pungkas dia.(HS)

Share This

Sambut Hari Jadi Kecamatan Kangkung, Satgas Gelar Vaksinasi Bagi Pedagang

Diseminasikan informasi, 13 Hari Diskominfo Boyolali Akan Gelar Pentas Seni Tradisional Secara Virtual