Cek Kesehatan, Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Ramai-Ramai Datangi RSUD Bendan

CPNS antre di depan ruang Poliklinik Eksekutif Parikesit RSUD Bendan Pekalongan untuk tes kesehatan. Hasil pemeriksaan kesehatan tersebut, merupakan salah satu syarat kelengkapan administrasi mereka untuk menjadi PNS. (Foto:jatengprov.go.id)

 

HALO PEKALONGAN – Setelah pengumuman Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), 181 dari mereka datang ke Poliklinik Eksekutif Parikesit RSUD Bendan Pekalongan untuk tes kesehatan. Pemeriksaan kesehatan tersebut merupakan salah satu kelengkapan administrasi.

“Kami membuka pelayanan pemeriksaan kesehatan untuk para CPNS yang akan melengkapi pemberkasannya. Mereka sudah mulai mengurus sejak pekan kemarin. Antrean panjang sudah terlihat pada Jumat (6/11/2020) mencapai 80 orang yang kami layani. Pada Sabtu CPNS yang datang mencapai 101 orang,” kata Kepala Instansi Medical Check Up Poliklinik Parikesit RSUD Bendan, dr Dwi Apriyanti, seperti dirilis Jatengprov.go.id.

Ia menyampaikan, peserta CPNS mengikuti serangkaian layanan tes pemeriksaan kesehatan. Mulai dari pemeriksaan jasmani, rohani (MMPI/ kejiwaan) dan tes bebas Napza, dengan datang langsung ke gedung Parikesit RSUD Bendan dari Senin-Kamis pukul 07.00-12.00, dan Jumat dan Sabtu pukul 07.00-10.00 WIB.

Dwi mengungkapkan, para peserta CPNS yang mengikuti tes kesehatan ini, tidak berasal dari Kota Pekalongan saja. Melainkan juga dari luar daerah seperti Batang, Pemalang, Kendal, dan sebagainya. Pihaknya juga memastikan, dalam pelaksanaan tes pemeriksaan kesehatan di Klinik Parikesit RSUD Bendan, telah mengedepankan protokol kesehatan secara ketat.

“Alhamdulillah, Poliklinik Parikesit milik RSUD Bendan ini, sudah memiliki ruang pemeriksaan tersendiri yang terpisah dari gedung utama dengan pasien-pasien yang sakit. Mereka tidak hanya berasal dari Kota Pekalongan, melainkan banyak juga yang dari luar daerah, dan tidak ada pembatasan kuota setiap harinya. Kami pastikan pelayanan sudah sesuai protokol kesehatan yang ketat, dan diperiksa oleh dokter-dokter mumpuni, serta fasilitasnya sudah memadai,” tegasnya.

Salah satu warga Batang yang lolos CPNS Kemenkes RI, Friskania Devi Rosanti, mengatakan memilih Poliklinik Parikesit ini karena pelayanannya yang tidak dibatasi kuota dan terjangkau biayanya.

“Alhamdulillah, kemarin lolos hasil tes integrasi SKD dan SKB CPNS Kemenkes RI penempatan di Jakarta. Dari sekian banyak Rumah Sakit yang sudah saya datangi, sebagian besar untuk tes kesehatan pemberkasan CPNS hanya melayani 50 orang per harinya,” tandasnya.

Friska menceritakan, setelah memperoleh izin kerja, dia langsung bergegas mengurus kelengkapan pemberkasan CPNS di Poliklinik Parikesit ini.

“Mengejar waktu pemberkasan yang hanya dua minggu. Pelayanannya bagus, cepat, sigap dan hasilnya juga bisa keluar cepat,” katanya. (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.