in

Cegah Penyebaran Covid-19, Iptu Suparlan Dampingi Hajatan Warga

Anggota Polres Karanganyar, Iptu Suparlan, bersama Satgas Covid-19, TNI dan Satpol PP Pemkab Karanganyar, mengarahkan penyelenggara hajatan di RT 02 RW 03 Kelurahan Jungke, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten karanganyar, agar tetap mematuhi protokol kesehatan. (Foto : Tribratanews.jateng.polri.go.id)

 

HALO KARANGANYAR – Beragam cara dilakukan Polri, beserta TNI dan Satgas Covid-19 di Kabupaten Karanganyar, untuk mencegah penyebaran Covid-19. Salah satunya adalah dengan datang ke tempat hajatan dan langsung mengarahkan panitia dan tamu agar mematuhi protokol kesehatan.

Upaya itu pula yang dilakukan anggota Polres Karanganyar, Iptu Suparlan, bersama Satgas Covid-19, TNI dan Satpol PP Pemkab Karanganyar beberapa waktu lalu.

Dia menuturkan ada warga RT 02 RW 03 Kelurahan Jungke, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten karanganyar, yang Sabtu (5/6) kemarin melaksanakan hajatan nikah. Saat itu, dia bersama satgas Covid-19 Polres Karanganyar, TNI, dan Satpol PP pun datang ke lokasi.

Di tempat itu, para abdi negara itupun ikut mengarahkan kegiatan, agar tetap sesuai dengan protokol kesehatan. Kepada setiap orang, termasuk tamu yang hadir, Iptu Suparlan selaku Perwira Siaga 1 Polres Karanganyar, meminta untuk selalu memakai masker dan mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir.

Sebelumnya, pantia hajatan juga sudah diminta untuk membatasi jumlah tamu di dalam rumah. Tamu harus masuk bergantian, agar tidak terjadi kerumunan.

“Sebelumnya, tuan rumah sudah kami arahkan agar tidak mengundang tetangga luas, cukup sanak saudara saja, agar yang hadir tidak banyak, sehingga dapat meminimalisasi penyebaran virus Covid -19,” kata Iptu Suparlan, seperti dirilis Tribratanews.jateng.polri.go.id.

Bersama Satgas Covid Kabupaten Karanganyar, dia juga tidak hanya mengarahkan dan mengawasi, tetapi juga melayani tamu, yaitu dengan mengecek suhu tubuh menggunakan thermogun, serta membagikan masker bagi yang belum menggunakannya.

“Ini merupakan upaya kita dalam mencegah penyebaran virus korona di Kabupaten Karanganyar. Tanpa kerja nyata seperti ini, tidak mudah untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan penerapan protokol kesehatan dalam hajatan,” kata dia.

Suparlan juga mengungkapkan, meskipun Pemerintah Kabupaten Karanganyar masih mengizinkan masyarakat menggelar hajatan pernikahan, namun kegiatannya tetap dibatasi, serta harus menjamin bahwa acara yang mereka gelar tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Saat ini kita masih belum terbebas dari Pandemi Covid-19, oleh karena itu marilah kita sama-sama bersinergi untuk ikut aktif mencegah dan menekan angka penularan Covid-19. Mari kita bangun kesadaran diri untuk patuhi protokol kesehatan saat beraktivitas di manapun seperti halnya perayaan hajatan pernikahan. Sehingga diharapkan tidak akan muncul klaster penyebaran virus dalam hajatan yang digelar” kata dia. (HS-08)

Share This

Langgar Lalu Lintas Berkali-kali, Siap-Siap SIM Dicabut

Uniknya Soto Bathok 86 Cangkiran, Patut Dicoba Pemburu Kuliner Enak