in

Cegah Penyalahgunaan Anggaran Covid-19, Kejari Persilakan OPD Pemkab Blora Berkonsultasi

Rakor sinergitas yang digelar Pemkab Blora dengan Kejari, di Ruang Pertemuan Setda Blora. (Foto : Blorakab.go.id)

 

HALO BLORA – Kejaksaan Negeri Blora mempersilakan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Blora, untuk berkonsultasi terkait penggunaan anggaran penanganan Covid-19.

Hal itu disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri Blora, Yohanes Avila Agus Awanto SH, dalam rakor sinergitas yang digelar Pemkab Blora, di Ruang Pertemuan Setda Blora, kemarin.

Hadir dalam acara itu, Bupati Blora, Wakil Bupati Blora, dan para pejabat eksekutif Pemkab Blora.

“Kami terbuka bila ada OPD ingin berkonsultasi kepada kami, dalam hal penggunaan anggaran,” kata Kajari, seperti dirilis Blorakab.go.id.

Dia menyatakan bahwa forum ini, sebagai upaya mencegah penyalahgunaan anggaran penanganan pandemi Covid-19. Dalam rakor ini juga dilakukan paparan oleh Kasi Intel Kejari, Muhammad Adung SH.

“Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo, bahwa tolok ukur keberhasilan pemberantasan korupsi, bukan dari jumlah kasus yang diselesaikan, melainkan dari besarnya uang negara yang dapat diselamatkan,” kata Kajari.

Dia menambahkan, dengan adanya sinergitas ini, nantinya setiap OPD dapat bersama-sama dalam mencapai tujuan, sesuai dengan koridor hukum, dan tidak menyimpang dari peraturan perundang-undangan.

Sementara itu Bupati Blora Arief Rohman, meminta seluruh kepala OPD untuk memanfaatkan dengan baik pendampingan yang disediakan oleh Kejari Blora.

“Kita mendapatkan pengarahan dari Pak Kajari, terkait beberapa hal, khususnya percepatan penyerapan anggaran Covid-19 di Kabupaten Blora. Kami mohon arahannya terkait regulasi dalam rangka menjalankan tugas-tugas kami,” kata Bupati.

Bupati juga meminta jajaranya agar berkonsultasi pada Kejari, apabila ada keraguan menyangkut penyerapan anggaran.

Menurutnya, hal ini merupakan suatu upaya mencegah korupsi, supaya tidak ada pejabat di Kabupaten Blora tersandung permasalahan hukum.

“Kita semua berharap, penyerapan anggaran untuk penanganan pandemi Covid-19 berjalan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,” kata Arief. (HS-08)

Share This

Berpeluang Bekerja Lagi di Inggris

Uji Kompetensi Pejabat Eselon II, Bupati Blora Gandeng Mabes Polri