in

Cegah Penyakit Menular pada Ternak, Dispertan Kendal Rutin Gelar Yanduwan

Kegiatan Pelayanan Terpadu Kesehatan Hewan (Yanduwan) yang dilaksanakan di wilayah Kecamatan Patean, Kabupaten Kendal, Rabu (4/10/2023).

HALO KENDAL – Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Pertanian dan Pangan (DispertanKabupaten Kendal, melaksanakan kegiatan Pelayanan Terpadu Kesehatan Hewan (Yanduwan) bersama Puskeswan kepada hewan ternak yang ada di Kabupaten Kendal, Rabu (4/10/2023).

Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dispertan Kendal, Puji Yuwono mengatakan, kegiatan Yanduwan sudah dilakukan sejak Selasa (3/10±), merupakan salah satu bentuk layanan Puskeswan.

“Tujuan kegiatan Yanduwan adalah pemulihan kesehatan ternak pasca-wabah PMK, juga untuk pencegahan penyakit, baik menular maupun penyakit tidak menular. Selain itu, Yanduwan juga bertujuan untuk mendukung peningkatan produksi dan reproduksi ternak, serta sebagai salah satu wujud pembinaan kepada kelompok ternak,” terangnya.

Puji menjelaskan, pada dasarnya, Yanduwan merupakan kegiatan pelayanan oleh petugas terhadap ternak masyarakat dalam pemantauan kesehatan hewan ternak yang dimilikinya.

“Pelayanan berupa pemeriksaan kesehatan ternak secara menyeluruh (termasuk kesehatan±+ reproduksi), pelayanan IB/inseminasi buatan, konsultasi peternakan dan lain sebagainya, selain juga mendukung peningkatan capaian target kinerja,” jelasnya.

Puji juga menjabarkan, layanan yang diberikan pada pelaksanaan Yanduwan adalah pemberian vitamin, mineral, obat cacing dan pemeriksaan reproduksi ternak dilanjutkan tanya jawab atau KIE (komunikasi informasi dan edukasi) seputar permasalahan peternakan dan kesehatan hewan pasca terserang wabah PMK, yang dibersamai langsung oleh dokter hewan.

“Pemeriksaan sapi meliputi pemeriksaan kebuntingan, pemberian vitamin, mineral, obat cacing dan pemeriksaan sapi yang diduga mengalami gangguan reproduksi yang salah satu gejalanya sudah IB berkali kali tidak bunting. Harapannya dengan kegiatan ini produksi sapi dapat terjaga, baik dari kualitas maupun dari kwantitasnya,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Dispertan Kendal, Pandu Rapriat Rogojati mengatakan, kegiatan pemeliharaan kesehatan hewan, dalam rangka untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, kesehatan hewan, lingkungan, menyediakan jasa dan bahan baku industri serta mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Selain itu, kegiatan merupakan bentuk dukungan kebijakan pembangunan pertanian nasional dan daerah sebagai penggerak perekonomian masyarakat yang sehat dan produktif, untuk mendukung pembangunan pertanian nasional,

“Kita melakukan pemeliharaan kesehatan hewan, yang ditekankan pada peningkatan status kesehatan masyarakat dan kesehatan hewan, melalui program pencegahan dan penanggulangan penyakit menular terhadap hewan ternak,” ujar Pandu. (HS-06).

 

Upaya Pemprov Jateng Permudah Masyarakat Akses Produk Hukum Lewat JDIH

Gandeng Pertamina, BPBD Kota Semarang Bekali Satuan Pendidikan dengan Materi Penanggulangan Bencana