Cegah Klaster Lebaran, Tracing akan Diperketat

Bupati Kudus, Hartopo, dalam rapat pimpinan di Lantai 4 Gedung Setda. (Foto: Laman Pemkab Kudus)

 

HALO KUDUS – Pemerintah Kabupaten Kudus akan meningkatkan upaya tracing (pelacakan) penderita Covid-19, melalui koordinasi lintas sektoral. Upaya yang akan dilakukan menjelang Idulfitri tersebut, untuk mencegah penularan akibat peningkatan mobilitas warga pada hari raya tersebut.

Hal tersebut ditegaskan oleh Bupati Kudus, Hartopo, dalam rapat pimpinan di Lantai 4 Gedung Setda, Kamis (29/4). Rapat diikuti oleh Sekda, Asisten, Kepala OPD, Camat dan Kepala Perusda.

Hartopo juga menyatakan akan mengawal kebijakan Pemerintah Pusat, terkait larangan mudik Lebaran. Penyekatan arus mudik Lebaran, segera akan dilakukan pada jalur keluar masuk antarkabupaten. Karena itu dirinya meminta OPD terkait, untuk mempersiapkan testing dan tracing Covid-19 berskala luas.

“Kebijakan Pemerintah Pusat harus kita dengar dan jabarkan. Penyekatan arus mudik jangan sampai lengah. Kita siapkan sekat-sekat, untuk pembatasan agar jangan sampai ada yang mudik,” kata dia, seperti dirilis laman Pemkab Kudus.

Hartopo menyatakan tak ingin lonjakan kasus Covid-19 terjadi lagi, seperti Lebaran tahun lalu. Mengantisipasi hal tersebut, pihaknya akan menggalakkan kembali operasi yustisi, Kampung Siaga, dan JogoTonggo. Operasi yustisi dilakukan untuk mengurai kerumunan yang berpotensi terjadi di malam Lebaran.

“Antisipasi pemudik menjelang Lebaran, mengingat tahun kemarin setelah ditinggal arus balik, meninggalkan kasus Covid yang naik. Dengan ini kita menyiapkan dan efektifkan operasi yustisi, kampung siaga, pos PPKM,” tuturnya.

Sampai saat ini, kasus positif dan kematian akibat Covid-19 di Kudus cenderung meningkat. Sehingga dikhawatirkan tren peningkatan akan terus berlanjut sampai hari raya. Mencegah hal ini, Bupati Kudus meminta Camat supaya aktif berkoordinasi dengan kepala desa dalam menggiatkan kembali Satgas JogoTonggo dan PPKM Mikro.

“Camat aktif mengoordinasikan kepala desa, screening harus dibreakdown sampai ke desa, jogo tonggo diaktifkan dan bersinergi dengan puskesmas terdekat,” kata dia. (HS-08)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.