Cegah Gangguan Keamanan dan Ketertiban, Lapas Semarang Razia Kamar Tahanan

Petugas Lapas Semarang melakukan apel, sebelum merazia kamar hunian tahanan, untuk menemukan barang-barang terlarang. (Foto : Dok Lapas Semarang)

 

HALO SEMARANG – Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang, menggelar razia di kamar hunian lapas, Sabtu (13/02) malam.

Sidak dilakukan oleh Tim Satuan Operasional Kepatuhan Internal Pemasyarakatan (Satops Patnal), yang beranggotakan para pegawai staf dari berbagai bidang.

Kepala Lapas Semarang, Dadi Mulyadi, menerangkan bahwa razia rutin ini untuk meminimalisasi potensi ancaman gangguan keamanan dan ketertiban lapas.

Dengan demikian, akan tercipta kondisi lapas yang kondusif dan jauh dari peredaran gelap narkoba, handphone, dan barang terlarang lainnya.

Dari penggeledahan tersebut, ditemukan dua buah handphone, satu buah charger, satu buah headset, satu buah pemanas air, satu buah alat potong kuku dan satu buah pisau rakitan.

Barang-barang berupa handphone, headset, charger, pemanas air, dan pisau, ditemukan dalam razia di Lapas Semarang, Sabtu (13/02) malam. (Foto : Dok Lapas Semarang)

 

Dadi Mulyadi mengatakan akan mengenakan sanksi kepada masing-masing pemilik barang terlarang tersebut.

“Mereka akan masuk register F, sudah kami pastikan, kami sel isolasi. Isolasinya bisa satu minggu bisa satu bulan,” katanya.

Meski dari hasil sidak tidak ditemukan narkotika, tetapi dua ponsel yang diamankan itu akan diperiksa. Petugas akan meneliti perbincangan pemiliknya, untuk memastikan tidak adanya perbincangan mengenai bisnis narkoba atau sejenisnya.

“Sebagian besar ponsel ini, untuk menghubungi keluarganya. Tetapi perlu saya sampaikan, pihak lapas sudah memberikan fasilitas wartel umum untuk mereka,” kata Dadi.

Ke depan, pihaknya akan memperketat pemeriksaan barang-barang masuk dari para tamu, pengunjung, dan petugas,” tambahnya.

Sidak berakhir pukul 21.00 WIB dan selanjutnya razia tetap dilaksanakan, baik secara rutin maupun insidental di lokasi-lokasi yang dianggap rawan.

Hal ini dilakukan guna memperkuat integritas dan peneguhan komitmen Lapas Semarang, agar bebas dari handphone, pungli, dan narkoba. (HS-08)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.