in

Cegah Anemia, Pemkab Demak Launching Gerakan Minum Tablet Tambah Darah Bagi Pelajar Putri

Launching gerakan minum tablet tambah darah bersama siswi SMP dan SMA sederajat di Pendopo Satya Bhakti Praja, Kabupaten Demak, Senin, (26/9/22). (Foto : demakkab.go.id)

 

HALO DEMAK – Angka anemia di Kabupaten Demak pada 2021, mencapai angka 54,3 persen. Pemkab Demak berupaya menurunkan angka ini, antara lain dengan menyelenggarakan gerakan minum Tablet Tambah Darah (TTD) bersama siswi SMP dan SMA sederajat di wilayahnya.

Launching gerakan ini dilaksanakan di Pendopo Satya Bhakti Praja, Senin, (26/9/22).

Bupati Demak, Eisti’anah dalam sambutan di hadapan 100 siswi, menyampaikan remaja putri dan ibu hamil, merupakan kelompok yang rentan mengalami anemia karena kekurangan zat besi.

“Hal ini terjadi karena rendahnya disiplin dan kesadaran remaja putri dalam mengkonsumsi tablet tambah darah. Ini harus menjadi perhatian kita bersama. Kekurangan zat besi, baik melalui makanan atau tambahan suplemen tablet tambah darah bisa mempengaruhi otak tidak bisa berpikir dengan cepat dan tidak bisa konsentrasi,” kata Eisti’anah, yang juga seorang dokter ini.

Eisti’anah berharap, pemberian tablet tambah darah (TTD) dengan dosis 1 tablet per minggu sepanjang tahun dan diminum secara serentak setiap Rabu, bisa terus-menerus berlanjut di masyarakat.

Program ini juga bisa membantu masyarakat Demak dalam meningkatkan perbaikan kebutuhan gizi perorangan dan masyarakat karena tidak semua masyarakat memahami pentingnya kecukupan gizi bagi kesehatan dan baru menyadari dampak sakitnya saat lanjut usia.

“Asupannya mungkin sama-sama kita perhatikan bersama, agar kita bisa mencapai atau mewujudkan generasi emas nanti di tahun 2024,” kata dia, seperti dirilis demakkab.go.id.

Lebih lanjut dia mengatakan, dalam talkshow bersama narasumber dari dokter spesialis gizi, para pelajar putri dapat memahami sumber-sumber makanan yang mengandung zat besi dan dapat mencegah anemia.

“Tidak hanya dari tablet penambah darah saja, namun bisa dari makanan sehari-hari kita,” imbuhnya.

Sebelumnya, launching gerakan gerakan minum tablet tambah darah bagi pelajar putri, ditandai dengan meminum tablet tambah darah oleh empat perwakilan siswi remaja putri, disaksikan Bupati Eisti’anah, Wakil Bupati Ali Makhsun, dan Pj Sekda Eko Pringgolaksito.

Hadir di acara tersebut Kepala Bapelitbangda, Kepala Dindikbud, Kepala Kantor Wilayah Kemenag, Kepala Cabang Dinas Koordinator Wilayah II, 27 Kepala Puskesmas Kabupaten Demak, 365 orang yang terdiri dari Kepala SMP/MTS dan SMA/MA/SMK.

Dalam laporan, Kepala Bidang Kesmas Dinkes Demak, Sri Puji Astutik, menyampaikan perbaikan gizi masyarakat, merupakan program pokok untuk mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang optimal.

“Masalah gizi berkaitan erat dengan maslah ekonomi dan perilaku serta pengetahuan masyarakat. Keadaan gizi masyarakat yang optimal, dapat meningkatkan produktivitas dan angka harapan hidup masyarakat, sehingga dalam penanganannya bukan hanya pendekatan secara medis saja, tapi harus dilaksanakan secara terpadu dengan berbagai sektor,” kata Sri Puji Astutik

Ia juga menyampaikan, tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan komitmen dalam peningkatan disiplin minum tablet tambah darah (Fe) bagi remaja putri, di Kabupaten Demak seminggu sekali.

Selain itu untuk meningkatkan kepatuhan remaja putri dalam minum tablet tambah darah (Fe), serta terimplementasinya pencegahan anemia pada remaja putri dengan minum tablet tambah darah (Fe). (HS-08)

Tak Hanya di Iran, Aksi Protes Kematian Mahsa Amini Meluas hingga ke Paris

Puluhan Bangunan di Bantaran Irigasi Plantaran Kaliwungu Dibongkar Petugas Gabungan