in

Capaian Vaksinasi di Pati Meningkat, Lansia Baru 34 Persen

Bupati Pati Haryanto. (Foto : Patikab.go.id)

 

HALO PATI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati berupaya mempercepat pencapaian target vaksinasi Covid-19, agar PPKM Pati dapat turun level. Hal itu disampaikan Bupati Pati Haryanto, Selasa (9/11), setelah menghadiri Rapat Paripurna di Gedung DPRD Pati.

Bupati menyebut telah melakukan evaluasi bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, termasuk yang berkaitan dengan vaksin expired pada Desember.

“Ada data yang delay. Tapi dari kita itu, khusus yang vaksin AstraZeneca dan Moderna, sudah tersuntikkan semua, kecuali AstraZeneca yang expired pada Desember. Itu memang masih, tetapi jumlahnya tidak banyak,” kata dia.

Adapun untuk vaksin Pfizer, lanjut Haryanto, semula dirinya dapatkan 223 ribu vaksin, yang kemudian sudah disuntikkan. Meski demikian, Haryanto mengaku jika alat suntiknya datangnya masih terbatas.

“Kemarin datang 20 ribu, kemarinnya baru mengambil 75 ribu. Jadi kalau itu misalnya segera diberikan alat suntiknya, ya akan kita suntikkan. Dan memang yang Pfizer ini kita peruntukkan bagi anak-anak sekolah, juga tidak menutup kemungkinan ada remajanya dan lansia. Tapi kita utamakan anak sekolah,” tambahnya.

Sesuai data yang dimiliki, Haryanto menyebut saat ini capaianya vaksinasi sudah mencapai 51,88% bahkan riilnya hingga 53% . Ia pun mengaku bahwa pihaknya kini sedang mengejar target vaksinasi untuk lansia. Mengingat saat ini capaian vaksinasi lansia baru 34%.

“Sasarannya paling tidak itu ada 154 ribu. Kalau satu hari misalnya mendapat 2% saja, katakanlah itu satu minggu sudah bisa 40% dalam minggu ini. Sedangkan untuk yang secara umum kita sudah lebih dari 51%,” sebutnya.

Namun untuk kegiatan Pembelajaran Tatap Muka ( PTM ), pihaknya masih menunggu hasil evaluasi PPKM, sehingga pihaknya tidak mau terburu-buru.

“Kemarin sudah saya rapatkan. Untuk PTM setelah tahun baru, kemudian jedanya itu 2 minggu. Jadi kalau tidak ada klaster, tidak ada kasus, saya akan selenggarakan pendidikan tatap muka tapi terbatas. Kalau sekarang terbatas, hanya ujicoba. Kalau besok pasca tahun baru aman dan tak ada klaster baru, maka kita berlakukan secara keseluruhan namun terbatas,” kata dia. (HS-08)

Share This

Ganjar Pranowo Akan Usulkan Pocut Meurah Intan Jadi Pahlawan Nasional

Prakiraan Cuaca Semarang Dan Sekitarnya, Rabu (10/11/2021)