in

Calon Jemaah Haji Lansia Bisa Dapat Dispensasi

Foto : pekalongankota.go.id

 

HALO PEKALONGAN – Adanya pembatalan keberangkatan jemaah haji dua tahun terakhir karena pandemi Covid-19, berdampak semakin panjangnya masa tunggu keberangkatan jemaah haji. Untuk Kota Pekalongan, standar pemberangkatannya setelah 31 tahun. Namun untuk calon jemaah lansia jika memasuki 75 tahun mendapatkan dispensasi.

“Calon jemaah lansia yang memasuki usia 75 tahun, dapat berangkat lebih cepat. Namun dispensasi ini mendahulukan yang paling tua,” kata Kepala Kemenag Kota Pekalongan, H Kasiman Mahmud Desky MAg, Selasa (9/8/2022).

Kasiman menyebutkan, jika pendaftar usianya sudah lansia bisa menjadi prioritas minimal berangkat lima tahun setelah mendaftar.

“Namun dispensasi ini persentasenya bergantung kondisi jumlah jemaah. Mudah-mudahan saja jemaah untuk Indonesia kuotanya ditambah,” kata Kasiman.

Disampaikan Kasiman, untuk pendaftar baru yang usianya masih muda , misalnya 25 tahun tetap harus menunggu sampai 31 tahun.

Tiba di Indonesia

Sementara itu Kepala Biro Humas, Data dan Informasi, Akhmad Fauzin, seperti dirilis kemenag.go.id, Selasa (9/8/2022) mengatakan sebanyak 81.612 orang haji telah kembali ke Tanah Air. Jumlah tersebut termasuk 2.816 haji yang kemarin tiba di Indonesia.

Mereka tergabung dalam tujuh kelompok terbang (kloter), yang tiba di lima debarkasi. Masing-masing adalah debarkasi Jakarta Saudia Bekasi (JKS) sebanyak  satu kloter, yang terdiri atas 410 orang haji; Debarkasi Palembang (PLM) sebanyak satu kloter (450 orang); Debarkasi Surabaya (SUB) sebanyak satu kloter (450 orang); Debarkasi Solo (SOC) sebanyak dua kloter (720 orang), dan Debarkasi Ujungpandang (UPG) sebanyak dua kloter (786 orang).

Terkait jemaah sakit, Akhmad Fauzin menyampaikan, menurut data kemarin sebanyak 31 orang. Dengan rincian 16 orang dirawat di RSAS, dan 15 lainnya dirawat di KKHI.

“Jemaah wafat bertambah 1 orang atas nama Aisah Karim Abdullah, perempuan, 61 tahun, Nomor Paspor C31 77 857, kloter BTH 12, asal Embarkasi Batam. Sehingga  jumlah jemaah wafat sebanyak 86 orang,” kata Akhmad Fauzin. (HS-08)

Dinas Pusdataru Jawa Tengah Lanjutkan Pembangunan Tanggul Pantai di Kota Pekalongan

Ikuti Pelatihan Batik dan Las, 40 Napi Lapas Kelas II A Pekalongan Dapat Sertifikat