in

Bupati Upayakan Peserta BLK Dapat Bantuan Alat Usaha

Bupati Kudus Hartopo, ketika meninjau Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kudus, baru-baru ini. (Foto : Laman Pemkab Kudus)

 

HALO KUDUS – Peserta Balai Latihan Kerja (BLK) Kudus diminta untuk berlatih dengan tekun dan memahami materi. Pemkab Kudus akan mengupayakan bantuan alat bagi peserta pelatihan. Sehingga, materi yang disampaikan dapat diaplikasikan di rumah. Kemampuan yang didapat saat pelatihan pun tidak hilang setelah kelas usai.

Hal tersebut disampaikan Bupati Kudus Hartopo, ketika  meninjau Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kudus, baru-baru ini.

Menurut Hartopo, dengan keterampilan dan alat-alat yang dimiliki, para peserta secara aktif dapat membuka usaha atau bekerja di bidang yang selaras. Oleh karena itu, Hartopo meminta para peserta serius menerima materi dan tak hanya fokus mendapatkan sertifikat.

“Materi yang disampaikan harus benar-benar diperhatikan. Kalau ada yang tidak paham langsung ditanyakan. Supaya nantinya bisa diaplikasikan setelah keluar dari BLK,” kata dia, seperti dirilis Laman Pemkab Kudus.

Saat berbincang dengan para peserta, Hartopo pun memberikan tips sukses yang dapat diikuti peserta. Bagi peserta yang beragama muslim, Hartopo berpesan untuk tidak meninggalkan Shalat Dhuha.

Selain itu, rajin dalam bersedekah diiringi dengan ikhtiar yang maksimal. Upaya maksimal tersebut diyakini Hartopo memberikan keberkahan bagi para peserta.

“Pesan saya, jangan meninggalkan Shalat Dhuha. Tentu saja dengan ikhtiar dan rajin bersedekah. Insya Allah, Allah Swt menunjukkan jalan yang benar dan kesuksesan,” jelasnya.

Pihaknya juga mendorong agar BLK selalu menjaga kualitas para peserta. Jangan sampai, alumni BLK justru tidak dapat bekerja maksimal di bidang yang telah ditekuni. Oleh karena itu, perlu adanya pendampingan saat peserta lulus pelatihan. Hartopo mengapresiasi adanya grup WA bagi para alumni BLK sehingga komunikasi selalu terjalin dengan baik.

“Jangan sampai peserta BLK setelah pelatihan dilepas. Harus tetap dipantau dan didampingi. Sudah bagus ada grup WA sehingga dapat selalu terpantau,” ucapnya.(HS-08)

Share This

Warga Blora Berharap Covid-19 dan PPKM Segera Berakhir

Dokter Reisa: Langkah Kecil pun Punya Kontribusi Atasi Pandemi