Bupati Temanggung : Cabai Kami Masih yang Terbaik

Bupati Temanggung HM Al Khadziq, ketika meninjau lahan pertanian cabai. (Foto : Temanggungkab.go.id)

 

HALO TEMANGGUNG – Ulah seorang petani curang asal yang menjual cabai hijau dengan dicat merah, mendapat reaksi dari berbagai pihak di Temanggung.

Muhammad Mutamakin, seorang petani cabai mengatakan perbuatan curang dengan mengecat cabai hijau menjadi merah, sangat merugikan semua petani di Temanggung.

Ulah petani nakal tersebut, bisa membuat citra petani Temanggung dan produk mereka menjadi buruk. Padahal selama ini, para petani di wilayah itu selalu berusaha menjual cabai secara jujur dan apa adanya.

“Semua petani di Temanggung tentunya sangat dirugikan dengan kejadian ini. Kami menjual hasil panen apa adanya, cabai merah ya kami jual yang merah, kalau hijau ya kami jual hijau, gak neko neko,” kata dia.

Kenaikan harga cabai di Jawa Tengah sebenarnya merupakan angin segar bagi petani. Karena pada saat-saat seperti inilah, mereka bisa memperoleh penghasilan lebih untuk menutupi kerugian pada musim sebelumnya.

Namun kesempatan itu justru dirusak oleh petani nakal, yang menjual cabai merah bagus dengan dicampur cabai hijau yang dicat merah.

Bupati Temanggung HM Al Khadziq, menegaskan kualitas cabai dari Temanggung masih yang terbaik. Petaninya jujur dan menjual hasil panen apa adanya tanpa rekayasa

“Jadi jika ada cabai yang dicat itu, hanya dilakukan orang yang tidak bertanggung jawab. Bukan dilakukan oleh petani atau pedagang pada umumnya. Petani dan pedagangTemanggung, adalah orang-orang jujur,” tegas Bupati.

Bupati mengimbau petani-petani cabai di Temanggung, untuk tetap menjaga kualitas produknya dan jangan sampai menurunkan kepercayaan konsumen.

Bupati juga mengajak seluruh masyarakat di Temanggung, untuk tidak khawatir mengonsumsi cabai Temanggung

“Saya mengajak seluruh masyarakat, jangan takut mengonsumsi cabai Temanggung yang mempunyai kualitas bagus, cabai merahnya asli, segarnya asli, hasil panen langsung petani cabai Temanggung,” kata Bupati, seperti dirilis Temanggungkab.go.id

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Temanggung Sri Haryanto, mengatakan cabai Temanggung mempunyai kualitas baik.

Temanggung menjadi penyuplai cabai ke beberapa kota besar, termasuk Jakarta. Hal itu tentunya atas dasar kepercayaan dan bukti bahwa pedagangnya juga pelaku usaha yang baik, lebih mengedepankan hubungan bisnis jangka panjang, bukan pedagang yang nakal.

Dengan adanya berita cabai yang dicat ini, menjadi perhatian publik. Tetapi setelah kasus ini terbongkar, para petani dan pedagang cabai di Temanggung menjadi semakin bersemangat untuk menjaga kualitas. Apalagi sampai saat ini, cabai menjadi salah satu komoditas unggulan Temanggung, yang mempunyai nilai ekonomis tinggi.

“Dari sisi perdagangan cabai hasil pantauan Disperindagkop UKM Temanggung fakta yang terjadi di pasar pasar tradisional di wilayah Temanggung tidak terdapat cabai yang di cat, saat ini perdagangan cabai Temanggung pada kondisi yang aman dan lancar dengan kualitas cabai yang tetap baik dan aman dikonsumsi,” kata dia. (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.