in

Bupati Sukoharjo “Blusukan” ke Warung Makan

Bupati Sukoharjo, Hj Etik Suryani SE MM, bersama Forkopimda memantau pelaksanaan PPKM Darurat, di sepanjang citywalk Jalan Jenderal Sudirman, kawasan Alun-Alun Satya Negara, dan wilayah Jetis. (Foto : Sukoharjokab.go.id)

 

HALO SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Hj Etik Suryani SE MM meminta warung makan dan restoran, selama PPKM darurat tidak ada yang melayani pengunjung makan di tempat. Mereka hanya boleh melayani take away dan delivery.

Permintaan itu disampaikan Bupati Sukoharjo ketika bersama Wakil Bupati, Drs H Agus Santosa dan pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), blusukan memantau pelaksanaan PPKM Darurat.

Rombongan mendatangi satu persatu warung makan di sepanjang citywalk Jalan Jenderal Sudirman, kawasan Alun-Alun Satya Negara, dan wilayah Jetis. Selain Wakil Bupati, terlihat juga Kapolres AKBP Wahyu Nugroho Setyawan, Dandim Letkol Inf Agus Adhy Darmawan, Kajari Tatang Agus Volleyantono, dan lainnya.

Dalam pantauan tersebut, rombongan masih menemukan adanya warung makan yang menyediakan tempat untuk makan. Melihat hal itu, Bupati pun menyampaikan teguran dan penjelasan mengenai PPKM darurat.

“Terjadi peningkatan kasus positif corona di Sukoharjo. Bahkan, Sukoharjo masuk kategori pandemi level 4 sehingga harus melaksanakan PPKM Darurat. Saya mohon patuhi aturan agar corona segera selesai,” kata Bupati, seperti dirilis Sukoharjokab.go.id.

Bupati juga mengatakan, dengan pantauan bersama Forkopimda tersebut diharapkan pelaku usaha mematuhi ketentuan yang sudah ditetapkan dalam Instruksi Bupati Nomor 1 Tahun 2021. Salah satunya mengenai jam operasional warung makan dan sejenisnya maksimal pukul 20.00 WIB. Selain itu, warung makan hanya boleh melayani pesanan bawa pulang dan tidak boleh menyediakan tempat duduk untuk makan di tempat.

Nyatanya, dalam pantauan tadi malam masih ditemukan warung makan yang menyediakan kursi atau tikar untuk makan di tempat. Bupati mengatakan, upaya pengendalian dan mengatasi pandemi corona tidak bisa lakukan oleh pemerintah saja, tapi harus didukung seluruh elemen masyarakat. Untuk itu, masyarakat khususnya pelaku usaha diminta mematuhi aturan yang ada.

Bupati mengajak seluruh masyarakat Sukoharjo saling bahu membahu, bekerja bersama dan sama-sama bekerja mengatasi permasalahan corona ini. PPKM Darurat sendiri dilaksanakan 3-20 Juli 2021 mendatang. (HS-08)

Share This

Tim Penilai Kemenpan RB Inovasi Acungi Jempol Inovasi Pak Tuji Disdukcapil Karanganyar

Pelaku UMKM Peroleh Vaksinasi di Grab Vaccine Center Semarang