in

Bupati Sri Mulyani Terima Bantuan Ambulans dari Alfamart

Acara penyerahan bantuan ambulans untuk Klaten dari Alfamart, diterima Bupati Klaten Sri Mulyani. (Foto: Klatenkab.go.id)

 

HALO KLATEN – Pemerintah Kabupaten Klaten kini mendapat tambahan satu mobil ambulans, bantuan dari perusahaan ritel swasta Alfamart.

Penyerahan dilakukan perwakilan toko modern Alfamart sebagai penghimpun donasi masyarakat, diterima Bupati Klaten Sri Mulyani, di Rumah Dinas Bupati.

Sri Mulyani mengucapkan terima kasih kepada Alfamart yang telah memberikan tambahan ambulans untuk Kabupaten Klaten, sehingga bisa dimanfaatkan dengan baik, untuk penanganan di masa pandemi Covid-19 oleh relawan dan pihak terkait.

“Secara administratif, nanti akan diterima oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klaten. Nanti akan dibantu oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra,” kata Sri Mulyani, saat serah teraima ambulans, Rabu (20/1) seperti dirilis Klatenkab.go.id.

Perwakilan mitra Alfamart, Margono mengatakan bantuan mobil ambulans ini langsung dikirim dari Jakarta dan langsung diserahkan kepada Bupati Klaten.

“Ya tujuannya membantu seandainya ada kekurangan pada keadaan yang seperti sekarang ini, yaitu Covid-19. Keinginan saya semoga bisa ada bantuan lagi berikutnya. Semoga Covid-19 semoga bisa selesai, semoga bermanfaat untuk Kabupaten Klaten, dan bisa segera digunakan untuk masyarakat” ujarnya

Mobil operasional ambulans tersebut bersumber dari dana donasi para pelanggan setia Alfamart dan perusahaan. Serah terima langsung dilakukan, mulai dari penyerahan kunci dan administrasi.

Acara itu disaksikan secara langsung oleh pihak Alfamart, Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sadaqah Muhammadiyah (Lazizmu), dan sejumlah kepala OPD terkait.

Pada hari yang sama, Sri Mulyani langsung menyerahkan ambulans tersebut kepada relawan Kecamatan Karangdowo, yang secara simbolik diterima Ketua Relawan Karangdowo, Husni Thamrin. (HS-08)

Share This

Dishub Klaten Terapkan Smart Card Dalam Uji Kir

Februari, Nakes Boyolali Dapat Giliran Divaksin Covid-19