in

Bupati Sragen Manfaatkan Tarawih Keliling untuk Serap Aspirasi

Penyerapan aspirasi dalam acara tarawih keliling Ramadan di kompleks Masjid At-Taqwa, Desa Bener, Kecamatan Ngrampal. (Foto : sragenkab.go.id)

 

HALO SRAGEN – Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati dan Wakil Bupati, Suroto, melaksanakan tarawih keliling (tarling Ramadan. Kegiatan itu sekaligus untuk menyerap aspirasi warga.

Keduanya blusukan ke berbagai wilayah di Sragen, didampingi Sekda, para pimpinan OPD sekaligus anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Untung Wibowo Sukowati, dan Anggota DPRD Kabupaten Sragen, Wulan Purnamasari.

Setiap selesai tarawih, Bupati menyempatkan waktu untuk berdialog dengan warga. Hal ini agar pemerintah bisa mendengar langsung keluhan atau persoalan yang dihadapi masyarakat, sehingga bisa dicarikan solusi penyelesaiannya.

“Tadi seperti biasa, Alhamdulillah kita telah selesai melaksanakan shalat tarawih bersama, kemudian kita lanjutkan dengan diskusi berdialog dengan warga. Warga bebas bertanya ke Bupati tentang persoalan yang dihadapi di masyarakat,” kata Bupati, di Masjid At-Taqwa, Desa Bener, Kecamatan Ngrampal, baru-baru ini.

Banyak hal yang ditanyakan ke Bupati, di antaranya menyangkut infrastruktur berupa pembangunan jalan, bantuan sarana prasarana masjid hingga solusi banjir di daerah setempat.

“Tentu terkait banyaknya masukan dan pertanyaan dari masyarakat kita iventarisir. Kalau itu bisa diselesaikan hari ini juga ya kita selesaikan. Kalau nggak, ya mohon bersabar, kita tunggu agar bisa diselesaikan segera,” kata dia, seperti dirilis sragenkab.go.id.

Suasana dialog Bupati dengan para jamaah tarawih begitu cair. Bupati meminta kepada masyarakat, agar tidak sungkan untuk menyampaikan suatu hal kepada pemerintah jika ada persoalan. Dengan begitu, akan lebih mudah dicarikan solusi penyelesaiannya.

“Untuk persoalan banjir, insyaAllah nanti ibu bantu kirim surat kepada BBWS, agar segera dicarikan solusi untuk daerah kita,” kata Bupati.

Seperti biasa, pada akhir acara, dilakukan penyerahan 100 paket sembako untuk warga setempat. (HS-08)

Puluhan Juta Orang Diprediksi Mudik di Jateng, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Ikuti Safari Ramadan, Bupati Sragen Ungkap Nama Desa Saren, Ternyata Berkaitan dengan Pertumpahan Darah