in

Bupati Semarang Minta Agar PTM Tidak Munculkan Klaster Penularan Covid-19

Koordinasi lintas instansi pencegahan penyebaran Covid-19, pada satuan pendidikan, di ruang utama Rumah Dinas Bupati Semarang. (Foto: Jatengprov.go.id)

 

HALO SEMARANG – Pelaksanaan uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) SD dan SMP di Kabupaten Semarang, selama kurang lebih sebulan terakhir berjalan lancar.

Penjelasan itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disdikbudpora) Kabupaten Semarang, Sukaton Purtomo, sebelum hadir pada koordinasi lintas instansi pencegahan penyebaran Covid-19, pada satuan pendidikan, di ruang utama Rumah Dinas Bupati Semarang, belum lama ini.

Disampaikan, berdasarkan evaluasi, tidak ditemukan klaster penularan Covid-19 maupun kendala lainnya.

“Penerapan protokol kesehatan yang ketat dan sebagian besar peserta didik telah divaksinasi, menjadi sebab utama uji coba PTM berjalan baik,” kata dia, seperti dirilis Jatengprov.go.id.

Sukaton juga memastikan, pengawasan pelaksanaan uji coba akan terus diperketat. Sehingga, potensi terjadinya klaster penularan Covid-19 dapat ditekan dan bahkan dihindari.

Bupati Semarang, Ngesti Nugraha meminta para pengelola satuan pendidikan, untuk tidak lengah menerapkan protokol kesehatan saat PTM. Penggunaan masker harus diperhatikan secara ketat. Mereka juga harus mencegah kerumunan dan melakukan cek suhu siswa setiap masuk kelas.

“Ketentuan pembatasan kapasitas 50 persen peserta didik hadir di ruang kelas, juga harus dipatuhi. Jangan sampai ada klaster penularan saat PTM,” kata dia.

Terkait vaksinasi anak sekolah, bupati menargetkan pada akhir September ini harus sudah selesai.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang, Ani Raharjo menyampaikan saat ini proses vaksinasi siswa SMP dan SMA sederajat, menunjukkan kecenderungan baik.

Untuk siswa SMP dan sederajat, vaksinasi telah mencapai 85 persen atau 35.359 orang dari total 41.434 orang siswa. Sedangkan untuk siswa SMA dan sederajat, sebanyak 26.182 orang atau 83 persen dari total 31.203 orang siswa telah tervaksinasi dosis pertama.

“Total sudah 61.541 (orang) siswa atau 84,69 persen siswa SMP dan SMA sederajat telah tervaksin,” kata Ani. (HS-08)

Share This

Pemkab Semarang Bantu 87,2 Ton Beras untuk Petani Rawapening

Penyaluran BSU Tahun 2021 Capai Rp4,9 Triliun