in

Bupati Rembang Nilai Kendaraan Over Muatan Jadi Biang Kerusakan Jalan

Bupati Rembang, Abdul Hafidz dalam pandangan akhir fraksi, tentang pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Rembang tahun anggaran 2020, di Gedung DPRD setempat. (Foto : Rembangkab.go.id)

 

HALO REMBANG – Bupati Rembang, Abdul Hafidz menilai penyebab kerusakan jalan antarkecamatan dan antardesa di wilayahnya, salah satunya adalah sering dilalui angkutan barang dengan bobot muatan yang melebihi ketentuan.

Hal itu disampaikan Bupati Rembang, Abdul Hafidz dalam pandangan akhir fraksi, tentang pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Rembang tahun anggaran 2020, di Gedung DPRD setempat, baru-baru ini.

Dia mengakui Pemkab belum menemukan solusi terbaik untuk mengatasi hal itu. Namun saat ini ada dua kemungkinan yang tengah digagas,yaitu memasang rambu peringatan atau memasang portal, guna membatasi kendaraan yang lewat.

“Kalau teman-teman DPRD setuju untuk diportal atau dikasih peringatan, akan kita tindaklanjuti,“ kata dia, seperti dirilis Rembangkab.go.id.

Bupati menjelaskan ruas jalan yang rusak tidak hanya antara Kaliori dan Sumber yang menjadi perlintasan truk pengangkut gas, tetapi juga beberapa ruas jalan lainnya.

Dia menyebut ruas jalan seperti Sedan-Sale, Sedan-Sarang, Sedan-Pandangan, dan Clangapan -Pamotan kondisinya juga sama. Masih sering dijumpai truk-truk bermuatan berat yang tidak sesuai dengan kelas jalan, melintas di ruas-ruas itu. (HS-08)

Share This

Bupati Rembang Minta Pejabat Tunjukkan Kinerja, Bukan Mencari Muka

Kepala Dindikpora Rembang Bantah Kejaksaan Minta Jatah