in

Bupati Purbalingga Sebut Penyandang Disabilitas Punya Potensi dan Prestasi Luar Biasa

Pertunjukan kesenian angklung pada peringatan Hari Disabilitas Internasional ke-31, Senin (4/12/2023), di pendopo Dipokusumo Purbalingga. (Foto : purbalinggakab.go.id)

 

HALO PURBALINGGA – Hari Disabilitas Internasional yang diperingati setiap tanggal 3 Desember, menjadi momentum penting bagi para penyandang disabilitas, termasuk di Purbalingga.

Hari Disabilitas Internasional, bukan sekadar sebuah perayaan, melainkan sebagai refleksi dalam menciptakan inklusivitas yang nyata.

Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi, saat menyampaikan sambutan, pada peringatan Hari Disabilitas Internasional ke-31, Senin (4/12/2023), di pendopo Dipokusumo Purbalingga.

“Di balik keterbatasan, sesungguhnya para penyandang disabilitas punya potensi dan prestasi luar biasa, yang tidak dimiliki oleh semua orang,” kata Bupati Tiwi, seperti dirilis purbalinggakab.go.id.

Perayaan ini, lanjut Bupati menjelaskan, mampu memotivasi dan membangkitkan semangat para penyandang disabilitas, untuk tetap berkarya serta berprestasi membanggakan nama Kabupaten Purbalingga.

Bupati berharap seluruh publik bisa saling bersinergi dan menciptakan lingkungan yang inklusif, sehingga para penyandang disabilitas bisa nyaman hidup di Kabupaten Purbalingga.

“Para penyandang disabilitas punya hak yang sama yang harus dipenuhi, Kami Pemerintah Kabupaten Purbalingga berkomitmen untuk terus berupaya membangun lingkungan yang inklusif bagi para penyandang disabilitas,” ucap Bupati.

Selaras dengan tema perayaan Hari Disabilitas Internasional, yakni “Bersatu dalam Aksi Membangun Inklusivitas dan Keadilan Sosial bagi Penyandang Disabilitas”, terdapat berbagai penyerahan penghargaan, pemberian bantuan, serta penyerahan Surat Izin Mengemudi (SIM) kategori D bagi penyandang disabilitas secara simbolis.

Pada kesempatan berbeda, salah satu guru Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Purbalingga, Sri Asih Harlami merasa terdukung dengan adanya momen tersebut.

“Penyandang disabilitas ingin diakui dan bisa setara dengan yang lain,” kata dia.

Sri Asih berharap perayaan ini bisa memotivasi  anak-anak disabilitas, untuk terus berkembang dan mandiri.

“Terima kasih atas kerja sama Pemerintah Kabupaten Purbalingga melalui Dinas terkait yang sudah memberi kesempatan untuk berkolaborasi,” pungkasnya. (HS-08)

FKUB Kabupaten Cilacap Periode 2023-2028 Dikukuhkan

JSI Pastikan Ambil Peran Bangun Bangsa, Sejalan dengan Cita-cita Prabowo