in

Bupati Minta Sebagian Dana Desa Untuk Penangulangan Covid-19

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH MSi, saat memberikan sambutan dan arahan, dalam Sosialisasi Penyaluran Dana Desa Tahun 2021, di aula lantai I Setda Kabupaten Pekalongan. (Foto : Pekalongankab.go.id)

 

HALO PEKALONGAN – Dana desa harus disisihkan sebesar minimal delapan persen, untuk penanganan wabah Covid-19. Dana tersebut antara lain digunakan untuk membiayai Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro dan pemulihan ekonomi, termasuk pemberian bantuan lansung tunai (BLT) di tingkat desa.

Hal itu ditekankan oleh Bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH MSi, saat memberikan sambutan dan arahan, dalam Sosialisasi Penyaluran Dana Desa Tahun 2021, di aula lantai I Setda Kabupaten Pekalongan.

Bupati Asip menerangkan bahwa Dana Desa mulai menjadi isu sentral sejak 2014 dan terealisasi pada tahun 2015.

“Saya ingin menekankan bahwa prioritas penggunaan Dana Desa tahun Anggaran 2021, diatur dan diurus oleh desa, berdasarkan kewenangan desa,” kata Bupati, seperti dirilis Pekalongankab.go.id.

Kegiatan yang dilakukan fokus untuk mempercepat pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) atau pembangunan berkelanjutan, melalui program wajib, seperti pemulihan ekonomi dan revitalisasi Badan Usaha Milik Desa (BUM Des).

Dana desa ini juga harus dikelola secara baik, transparan, akuntabel, dan papan grafis harus terpasang semua.

Dijelaskan pula pelaksanan PPKM Mikro tahap pertama di tiga desa (Tanjungsari, watugajah dan Yosorejo) berjalan dengan baik dan hasilnya cukup lumayan bahkan tren penambahan pasien Covid-19 cenderung melandai.

“Secara komulatif, menurut Pak Gubernur, di Jateng sudah tidak ada daerah yang zona merah. Di kabupaten Pekalongan saja, sekarang sudah banyak yang hijau. Tentu saja ini mengorbankan kepentingan besar dari Dana Desa,” imbuhnya.

Kemudian yang paling penting, lanjut Bupati, dalam rangka penanganan pandemi Covid19 termasuk PPKM Mikro di desa, Pagu Dana Desa minimal adalah 8 (delapan) persen.

Dalam kesempatan itu Bupati juga mengingatkan kepada para kepala desa bahwa transparansi harus dijunjung tinggi dan para Kades harus membuat laporan pertanggungjawaban pengelolaan Dana D esa supaya mudah diakses oleh publik.

Kegiatan Sosialisasi Penyaluran Dana Desa Tahun 2021 Kabupaten Pekalongan dihadiri oleh Ketua DPRD, wakil kapolres, wakil kapolresta, wakil kejari, Pj Sekda, Asisten pemerintahan dan kesra, kepala KPPN, para kepala OPD terkait, serta Camat se-kabupaten Pekalongan.

Sosilisasi diikuti 40 Peserta terdiri atas OPD terkait, camat se-kabupaten Pekalongan, perwakilan Bahurekso dan PPDI Kabupaten Pekalongan serta tenaga ahli pemberdayaan masyarakat tingkat kabupaten Pekalongan. Narasumber antara lain ketua DPRD, dari Kejari, Polres, Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN), Inspektur kabupaten Pekalongan, serta dari bagian pengadaan barang jasa Setda. (HS-08)

Share This

Bank Jateng Cabang Banjarnegara Support Hari Jadi Kabupaten Banjarnegara ke-450

19 Wartawan di Cilacap Divaksin Covid-19