in

Bupati Minta Jajarannya Hasilkan Dokumen Perencanaan yang Berkualitas

Bupati Pemal;ang Mukti Agung Wibowo, membuka Bimbingan Teknis (Bintek) Penyusunan Dokumen Rencana Strategis Organisasi Perangkat Daerah (Renstra OPD), di gedung Bappeda Kabupaten Pemalang, Rabu (28/04). (Foto : Pemalangkab.go.id)

 

HALO PEMALANG – Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo meminta agar jajarannya dapat menyusun dokumen perencanaan pembangunan daerah yang berkualitas.

Hal itu disampaikan Bupati Mukti Agung Wibowo, membuka Bimbingan Teknis (Bintek) Penyusunan Dokumen Rencana Strategis Organisasi Perangkat Daerah (Renstra OPD), di gedung Bappeda Kabupaten Pemalang, Rabu (28/04). Hadir pula dalam kegiatan itu,  Wakil Bupati Mansur Hidayat, kepala Bappeda Supa’at, dan sejumlah pimpinan OPD terkait di lingkungan Pemkab Pemalang,

Kegiatan ini diikuti 42 peserta, yang merupakan perwakilan OPD di lingkungan Pemkab Pemalang.

Saat membuka kegiatan tersebut, Bupati Agung menyebutkan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, dalam menyusun dokumen perencanaan pembangunan daerah, agar menjadi dokumen perencanaan yang berkualitas.

Poin-poin penting dalam penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah, adalah adanya konsistensi dalam substansi dari mulai RPJPD hingga Renja OPD.

Selain itu juga dapat mengakomodasi dan atau mensinergikan hasil Musrenbang. Juga merumuskan indikator kinerja, target, sasaran yang tepat dan rasional serta inovasi dalam perencanaan pembangunan daerah.

Adapun beberapa permasalahan terkait penyusunan dokumen perencanaan daerah, yakni masih rendahnya pemahaman aparatur perencanaan tentang konsep dasar perencanaan pembangunan daerah.

Selain itu juga masih rendahnya pemahaman dan keterampilan aparatur perencana, dalam menyusun rencanaan OPD. Konsistensi substansi antardokumen perencanaan pembangunan daerah, juga masih kurang optimal.

Aparatur perencana juga kurang berkomitmen, dalam menyusun perencanaan OPD yang tepat waktu, tepat mutu, dan berkualitas.

Juga masih rendahnya inovasi dalam perencanaan pembangunan daerah.

Dengan mencermati permasalahan dalam penyusunan Dokrenda tersebut, Bappeda Kabupaten Pemalang, mengajak untuk melakukan perubahan, sehingga diharapkan apa yang menjadi tujuan bersama termasuk RPJMD Pemalang Aman, (Adil, Makmur Agamis Ngangenin) bisa tercapai.

“Mari kita bisa lakukan perubahan sehingga apa yang menjadi tujuan kita termasuk dalam RPJMD pemalang Aman (Adil Makmur Agamis Ngangenin) bisa tercapai,” kata Agung, seperti dirilis Pemalangkab.go.id.

Sementara itu, Manager Kompak Jateng, Ana Desiwijaya, selaku mitra Pemkab Pemalang yang juga menjadi narasumber memaparkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan dokumen rencana strategi organisasi perangkat daerah.

“Kami Kompak sangat bangga di perkenankan menjadi mitra pembangunan Kabupaten Pemalang sejak awal tahun 2017. Sesuai standar kami bekerja untuk mencari solusi dalam penyediaan layanan dan kesehjateraan masyarakat”, tuturnya.

Ana menambahkan, Kompak telah mengindentifikasi tantangan melakukan ujicoba dan mengetes pendekatan inovasi serta memberi saran ahli hasil studi dan hubungan lainya dalam rangka memberi masukan membangun kapasitas dan mendukung implumentasi untuk hasil yang kelas.

Kompak bekerja sama dengan tujuan untuk membantu masyarakat miskin dan rentan menerima manfaat dari peningkatan penyediaan layanan dasar dan kesempatan ekonomi.

“Untuk mencapainya kami mendukung berbagai inisiatif yang akan meningkatkan kapasitas pemerintah di semua level dalam mengelola dan menyediakan layanan dasar terkait Administrasi kependudukan, kesehatan, pendidikan serta menciptakan lingkungan yang mendorong ekonomi lokal,” kata Ana.

Selain itu, pihaknya juga mendorong perencanaan dan koordinasi pembangunan yang kuat pemerintah daerah yang implusiv dan efektif serta sistem pengelolaan keuangan publik yang berorientasi kinerja dan efisien. (HS-08)

Nasib Apes Masih Menerpa Jones

Pemdes Kadilangu Kangkung Kebut Vaksinasi Bagi Lansia Tahap Kedua