in

Bupati Minta Ada Terobosan Agar Warga Desa Dapat Manfaatkan Internet

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat dan jajarannya dalam penerimaan tinjauan lapangan Smart City Wonosobo oleh Kementerian Kominfo secara daring, di ruang Mangunkusumo Setda. (Foto : Wonosobokab.go.id)

 

HALO WONOSOBO – Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat menyampaikan keyakinannya bahwa di masa yang akan datang, akan ada lebih banyak inovasi tercipta dalam program Wonosobo Smart City, atau Kota Pintar Wonosobo.

Sejak tiga tahun silam diluncurkan, program ini sudah menampakkan hasil. Bahkan menurut Bupati, kelak di Wonosobo tidak hanya ada smart city, melainkan juga Smart Village atau Desa Pintar.

“Harus ada terobosan untuk membantu desa-desa di Wonosobo, agar juga merasakan sentuhan teknologi, semakin berkembang dan dikenal luas, salah satunya saya harapkan agar bisa terwujud jalur Tol antara Desa dengan Kota,” kata Bupati, seperti diirilis Wonosobokab.go.id.

Ketika menyampaikan sambutan dalam penerimaan tinjauan lapangan Smart City Wonosobo oleh Kementerian Kominfo secara daring, di ruang Mangunkusumo Setda, Rabu (2/6), bupati juga menyinggung “jalur tol”.

Menurut Bupati Afif, “jalur tol” yang dia maksud bukan jalan tol yang menghubungkan wilayah pedesaan dengan perkotaan Wonosobo, melainkan terpenuhinya jaringan data. Dengan demikian di setiap desa, warga dapat mengakses internet seperti yang dirasakan warga di Kota.

Dengan terlayaninya jaringan internet di setiap desa, produk-produk khas yang berpotensi menjadi unggulan daerah pun lebih mudah untuk diperkenalkan kepada publik di pasar global. Hal itu akan bermanfaat untuk mengangkat perekonomian dan kesejahteraan warga.

Demi mewujudkan hal tersebut, Afif meminta seluruh komponen bersinergi secara kolaboratif dan saling mendukung. “Selaras dengan tujuan dari program Smart City ini, yaitu untuk dapat mendorong setiap daerah menciptakan inovasi untuk meningkatkan kesejahteraan dan memudahkan warga masyarakatnya dalam beraktivitas maka semestinya kita semua bersinergi,” tegas Bupati.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Eko Suryantoro mengatakan pihaknya terus mendorong seluruh elemen yang terlibat dalam program Quick Win Smart City Wonosobo.

Menurut Eko, saat ini setidaknya ada 6 program unggulan atau Quick Win yang telah berjalan dengan baik, yaitu Smart Government dengan Open Data Desa yang dipimpin Dinas Sosial PMD, kemudian Smart Living dengan program unggulan Sistem Informasi Kegawat Daruratan (Sigandar) yang diinisiasi Dinas Kesehatan, dan Smart Economy yang memunculkan inovasi kemudahan akses terhadap harga komoditas bahan pokok masyarakat.

“Ada pula Smart Branding dengan jelajah Wonosobo yang memudahkan wisatawan mengakses objek-objek wisata, serta Smart Environment untuk mendorong setiap desa mengelola sampah secara mandiri sehingga tidak perlu membuang sampah ke TPA Kabupaten, dan Smart Society dengan program menangkal Hoax dan Fitnah melalui kerja sama dengan Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo),” terang Eko.

Adanya evaluasi dan penilaian lapangan secara Virtual dari Kementerian Kominfo yang akan digelar selama 2 hari, diakui Eko akan menjadi media untuk pengembangan lebih lanjut seluruh program unggulan Smart City Wonosobo agar ke depan menjadi jauh lebih baik lagi. (HS-08)

Share This

Pemohon Kartu Kuning Melonjak Hingga 150 Persen

Pertama di Indonesia, Kebumen Kini Punya Tim Penanganan Insiden Kemanan Siber