in

Bupati Kudus Minta OPD Maksimalkan Pemanfaatan Produk UMKM Lokal

Bupati Kudus, Hartopo membuka kegiatan pemanfaatan e-katalog lokal, dalam percepatan penggunaan produk dalam negeri di Hotel Griptha, Selasa (11/10). (Foto : diskominfo.kuduskab.go.id)

 

HALO KUDUS – Bupati Kudus, Hartopo meminta agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Kudus, memaksimalkan pemanfaatan produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) lokal, dalam pengadaan barang dan jasa Pemertintah.

Hal itu sekaligus untuk menindaklanjuti perintah Presiden Joko Widodo, agar setiap kementerian dan lembaga, termasuk pemerintah daerah, memprioritaskan pemanfaatan produk dalam negeri.

Hal itu disampaikan Bupati Kudus, Hartopo ketika saat membuka kegiatan pemanfaatan e-katalog lokal, dalam percepatan penggunaan produk dalam negeri di Hotel Griptha, Selasa (11/10/2022).

“OPD harus mengupayakan agar penggunaan produk lokal dalam pengadaan barang dan jasa maksimal,” kata dia, seperti dirilis diskominfo.kuduskab.go.id.

Menurut dia, pemanfaatan produk lokal tersebut perlu ditingkatkan, karena realisasinya di Kabupaten Kudus baru 22,85 persen dari target 46 persen yang ditetapkan Pemerintah Kabupaten Kudus.

Hartopo menyampaikan optimisme, realisasi akan terus meningkat pada triwulan terakhir kali ini.

“Memang masih sedikit karena ada berbagai kendala, tapi saya yakin triwulan terakhir bisa mengejar target,” imbuhnya.

Sudah ada 436 produk yang sudah tayang di etalase e-katalog dari 25 penyedia.

Bupati pun terus memfasilitasi penjualan produk-produk lokal oleh UMKM dan koperasi lokal.

Sehingga bisa membantu membangkitkan perekonomian daerah.

“Selain OPD, kami juga memfasilitasi UMKM biar bisa masuk di etalase e-katalog sehingga kita besarkan produk sendiri,” imbuhnya.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kudus Jadmiko Muhardi Setiyanto mengungkapkan kegiatan dilaksanakan sejalan dengan arahan Pemerintah Pusat, yakni Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN).

Diharapkan OPD terus meningkatkan realisasi penggunaan produk lokal dalam pengadaan barang dan jasa.

“Kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi yang bermuara pada peningkatan penggunaan produk lokal,” kata dia. (HS-08)

Kafe The Gade Pegadaian Semarang Poncol Tempat Ngopi Komunitas Semarang

Kemenkes RI Gelontor Dana Rp 3,2 Miliar untuk Tangani Stunting di Batang