in

Bupati Kebumen Targetkan Jembatan Kalibening Rampung November

Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, meninjau pembangunan jembatan di Desa Kalibening, Kecamatan Karanggayam, tepatnya di jembatan penghubung Kali Bleber yang masuk wilayah Jalan Lintas Utara Kabupaten Kebumen. (Foto : Kebumenkab.go.id)

 

HALO KEBUMEN – Bupati Kebumen Arif Sugiyanto menargetkan pembangunan jembatan Kali Bleber, di Jalan Lintas Utara Kabupaten Kebumen, Desa Kalibening, Kecamatan Karanggayam, bisa selesai November 2021. Saat ini progres pembangunan tersebut baru mencapai sekitar 30 persen.

“Insya Allah bulan November, pembangunan sudah bisa selesai. Warga sudah bisa melewati jembatan beton ini, yang sebelumnya hanya terbuat dari kayu. Sekarang kita buat lebih aman dan lebar,” ujar Bupati, Rabu (1/9).

Giat Bupati diawali dengan pelaksanaan salat subuh berjamaah di Masjid Al-Huda, Kalibening. Turut mendampingi Bupati, Asisten 1 Edi Riyanto, Kepala Dinas PUPR Haryono Wahyudi, Kepala Dinsos PPKB Eko Widianto dan jajaran terkait.

Bupati menyampaikan, pemerintah tengah mengebut pembangunan jembatan di Kebumen, termasuk di Kalibening, di mana proses pengerjaannya sudah mencapai 30 persen sejak dua bulan lalu mulai dibangun.

Bupati mengatakan, secara keseluruhan di Kebumen tahun ini ada 7 jembatan yang tengah dibangun. Di Karanggayam ada tiga jembatan, termasuk Kalibening, kemudian di antaranya lagi ada di Mirit, dan Karangsambung yang akan dibangun jembatan Merah Putih.

“Pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari Program Jamu Seger atau Jalan Mulus Ekonomi Bergerak. Jadi diharapkan dengan jembatan ini, akses jalan masyarakat bisa lebih mudah, dan bisa mendongkrak perekonomian warga dengan mobilitas yang cepat,” terang Bupati.

Dalam giat pagi ini, Bupati juga turut membagikan 100 paket sembako kepada seluruh jamaah salat subuh. Tidak lupa Bupati terus mengingatkan warga tentang pentingnya menjalankan protokol kesehatan. Mengingat Kebumen saat ini sudah turun di Level 3 dalam penerapan PPKM darurat.

“Alhamdulillah PPKM kita sudah turun di level 3. Per 1 September ini kita juga sudah mengizinkan pembelajaran tatap muka atau PTM dengan kapasitas 50 persen. Jadi putra bapak ibu di sini juga sudah bisa kembali sekolah,” terang Bupati.

“Tentu ini harapan kita semua, dimana anak-anak kita bisa kembali bersekolah, aktivitas kembali normal. Ini yang terus kita upayakan agar Kebumen bisa bebas dari virus, levelnya terus turun. Semua bisa kita capai, kalau kesadaran masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan ini tetap terjaga. Tidak kendor,” tandas Bupati menambahkan.

Selain itu, Bupati meminta kepada warga yang belum divaksin agar segera divaksin.

“Jangan takut, dan jangan percaya hoax. Vaksin ini juga bagian dari upaya lahir yang dilakukan pemerintah untuk mewujudkan herd immunity masyarakat agar kuat, dan terhindar dari virus. Tidak mungkin pemerintah berniat mencelakakan rakyatnya,” tandas Bupati. (HS-08)

Share This

Masuk PPKM Level 3, SMP Negeri 1 Boyolali Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka

Prakiraan Cuaca Semarang Dan Sekitarnya, Kamis (2/9/2021)