in

Bupati Kebumen Rotasi 10 Pejabat Administrator dan Pengawas

Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto, baru-baru ini di Pendopo Kabumian melantik sejumlah pejabat administrator dan pengawas. (Foto : Kebumenkab.go.id)

 

HALO KEBUMEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen merotasi 10 pejabat administrator (eselon III) dan pengawas (eselon IV).

Pelantikan dilakukan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, baru-baru ini di Pendopo Kabumian.

Pejabat yang dilantik tersebut antara lain; Camat Kebumen Puji Lestari dirotasi menjadi Kepala Bagian Umum Setda.

Jabatan Camat Kebumen, kemudian diisi Bahrun Munawir yang sebelumnya menjabat Sekretaris Bappeda.

Kemudian Sekretaris Bappeda, diisi Yunita Prasetyani, yang sebelumnya Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.

Ada juga pejabat yang promosi, yakni Kabid Kebudayaan Disparbud Ma’rifah, yang  dipromosikan sebagai Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.

Kabid Administrasi Desa Dinas Permades dipromosikan menjadi Kabag Fasilitasi Penganggaran dan Pengawasan Sekretariat DPRD.

Jabatan Kabid Administrasi Desa selanjutnya dijabat Umi Yuliastuti yang semula menjabat Subkoor Bappeda.

Bupati mengatakan, pelantikan merupakan hal yang wajar, untuk pemenuhan kebutuhan organisasi.

Selain itu juga untuk membina karier pegawai, dengan menerapkan prinsip menempatkan pegawai pada posisi yang tepat.

“Sesuai kebutuhan organisasi memang masih banyak jabatan yang kosong, dan perlu harus diisi, sehingga kita juga melakukan regenerasi dengan melakukan promosi jabatan. Jadi memang sesuai kebutuhan,” kata Bupati, seperti dirilis kebumenkab.go.id.

Dalam merotasi ini, Bupati telah mempertimbangkan sejumlah aspek, termasuk kapasitas dan profesionalitas ASN.

Bupati Kebumen meminta para pejabat bartu itu bisa cepat beradaptasi, karena dari mereka sudah berpengalaman.

“Misalnya Bahrun Munawir, kan dulu sudah pernah jadi Camat, sekarang kita tempatkan sebagai Camat Kebumen. Tentu saya yakin bisa bekerja dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat Kebumen,” ucapnya.

Bupati berharap kepada semua ASN dan pejabat yang dilantik, bisa turut serta memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai kebijakan pemerintah yang sering kali disalah-artikan atau belum dipahami sepenuhnya oleh masyarakat sehingga di luar issue-nya menjadi liar.

“Seperti pembangunan Alun-alun Kebumen, itu sering ada yang bilang kenapa pembangunan seolah-olah hanya fokus di kota. Padahal pemerintah banyak membangun di wilayah juga, baik jembatan, jalan, talud, irigasi dan lain sebagainya. Ini yang perlu dijelaskan, pembangunan tidak tersentral di kota,” jelasnya. (HS-08)

Lebih 12 Ribu Madrasah Ibtidaiyah Ikut Asesmen Kompetensi 2023

Mubeng Kebumen, Bupati Gelar Dialog di Rumah Warga