in

Bupati Kebumen Minta Rencana Pembangunan Tol Jogja-Cilacap Dijadikan Peluang

Rapat Koordinasi Pengendalian Operasional Pembangunan dan Kegiatan Kabupaten Kebumen Tahap I Tahun Anggaran 2021, (Foto : Kebumenkab.go.id)

 

HALO KEBUMEN – Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz meminta agar semua stakeholder dapat menjadikan rencana pembangunan jalan tol Yogyakarta-Cilacap, sebagai peluang pengembangan ekonomi daerah.

Menurut Bupati, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, juga telah menyetujui dua dari tiga interchange dibangun di Kabupaten Kebumen.

“Proyek nasional seperti tol Yogyakarta-Cilacap, double track kereta api, dan bandara Yogyakarta Internasional Airport (YIA) harus ditangkap sebagai peluang, untuk menumbuhkan pusat ekonomi baru, dan membangkitkan roda perekonomian di Kabupaten Kebumen. Jangan sampai peluang ini terlewatkan begitu saja, jangan sampai hanya menjadi penonton tanpa bisa berbuat apa-apa,” kata Bupati, seperti dirilis Kebumenkab.go.id.

Menurut Yazid, ruas jalan tol yang akan melintasi Kebumen sepanjang sepanjang 57,5 kilometer. Di wilayah ini pula akan dibangun dua pintu tol, yakni di Sidamara Buluspesantren dan di Buayan.

Untuk sebelah timur, diminta oleh Kabupaten Purworejo dengan pintu tol di Kutoarjo.

“Dengan panjang jalan tol di Kebumen 57,5 kilometer, kalau cuma ada satu pintu tol, nantinya Kebumen akan sulit berkembang,” ujar Yazid.

Dia berharap nantinyab di wilayahnya dibangun dua rest area, sehingga dapat bisa dimanfaatkan pelaku UMKM serta menyerap tenaga kerja.

Sementara itu dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Operasional Pembangunan/Kegiatan Kabupaten Kebumen Tahap I Tahun Anggaran 2021, Rabu (27/01) secara virtual, Bupati mengungkapkan capaian realisasi belanja daerah tahun 2020 sebesar 95%, ada pun capaian realisasi fisik 98%. Menurut dia, capaian tersebut masih perlu ditingkatkan agar tercapai 100%. (HS-08)

 

Share This

Kali Bodri dan Blorong Limpas, Beberapa Desa di Kabupaten Kendal Terendam Banjir

Pembangunan Bendung Gerak Karangnongko Madsuk Prioritas