in

Bupati Kebumen Ajak Wajib Pajak Gunakan Si Damen

Launching Sistem Informasi Pendapatan Daerah Kebumen (Si Damen) di Pendopo Rumah Dinas Bupati. (Foto : Kebumenkab.go.id)

 

HALO KEBUMEN – Bupati Kebumen Arif Sugiyanto mengajak para wajib pajak di wilayahnya, untuk memanfaatkan Sistem Informasi Pendapatan Daerah Kebumen (Si Damen).

Dengan memenfaatkan aplikasi berbasis Android, yang dapat diunduh di Google Playstore ini, masyarakat mendapatkan kemudahan dalam urusan perpajakan di Kebumen.

“Pengelolaan pajak daerah Kabupaten Kebumen yang semula masih menggunakan aplikasi berbasis website, kini sudah ada Si Damen, bisa kita unduh di ponsel android di Play Store,” ujar Bupati, seperti dirilis Kebumenkab.go.id.

Menurut Bupati, aplikasi yang diluncurkan baru-baru ini di Pendopo Rumah Dinas Bupati itu, merupakan bagian dari upaya Pemkab, untuk memberikan kemudahan bagi para wajib pajak.

Ini juga merupakan terobosan untuk meningkatkan pelayanan publik, dengan memaksimalkan sistem digital. Sehingga dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, khususnya wajib pajak dan calon wajib pajak.

Si Damen juga dibuat untuk mendukung upaya Kebumen, menjadikan wilayahnya sebagai smart city. Seperti diketahui, Kabupaten Kebumen merupakan satu dari 100 kabupaten di Indonesia, yang menjadi pilot project smart city dari Pemerintah Pusat.

Selain itu, Kabupaten Kebumen, juga termasuk 10 besar kabupaten/kota dengan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) terbaik di Indonesia Tahun 2020.

Dengan aplikasi ini, diharapkan semakin mempermudah wajib pajak dalam memenuhi kewajiban perpajakannya, dan meningkatkan PAD. Dalam aplikasi tersebut juga tersedia informasi penting mengenai perpajakan. Misalnya informasi subjek pajak daerah, objek pajak daerah, dan tarif pajak daerah.

Lalu ada juga informasi terkait dengan Pendaftaran Berbasis Digital (e-NPWPD), Pelaporan Berbasis Digital (e-SSPD), Pembayaran Berbasis Digital (e-SSPD), serta Informasi Pajak Bumi dan Bangunan. Kemudian Informasi secara Realtime Pendapatan dari Sektor Pajak Daerah dan Sektor Retribusi Daerah, sehingga pelayanan menjadi efektif, efisien, dan transparan.

Selain pendaftaran dan pelaporan yang dapat dilakukan secara online, pembayarannya pun dapat dilakukan secara non tunai melalui ATM Bank Jateng, iBanking Bank Jateng dan QRIS. Tentu saja kata Bupati, ini dapat mempersingkat pelayanan, mudah, efektif dan efisien bagi wajib pajak.

“Jadi komitmen kita adalah berupaya menciptakan pemerintahan yang bersih, layanan masyarakat yang prima, cepat, dan terbuka untuk publik. Masyarakat bisa memberikan masukan dan turut mengawasi,” jelas Bupati.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendaftaran, Pendataan, dan Penetapan Bapenda Kabupaten Kebumen, Yochnaes Agung Pamuji menambahkan, aplikasi ini juga dimaksudkan bisa menaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) terutama di sektor pajak. Karena bisa memudahkan masyarakat untuk membayar pajak.

Untuk pendapatan secara keseluruhan, PAD Kebumen sudah mencapai Rp500 miliar. Namun di sektor pendapatan pajak daerah masih sekitar Rp 95 miliar.

“Ini secara keseluruhan masih ada kenaikan Rp105 miliar, kita memahami karena masih dalam pandemi, tapi kita harap ke depan PAD kita bisa terus naik lagi,” tandasnya. (HS-08)

Share This

Bupati Cilacap Ajak Wisudawan Pascasarjana Unsoed untuk Berwirausaha

Terima Bantuan 1.270 Paket Kesehatan, Bupati Kebumen Bersyukur Kerap Dapat Prioritas