Bupati Karanganyar Berharap UMKM Segera Bangkit

Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musnrenbang) Pemerintah Kabupaten Karanganyar Tahun 2022, digelar di Halaman Waduk Gondang, Kecamatan Kerjo, Karanganyar. (Foto: Karanganyarkab.go.id)

 

HALO KARANGANYAR – Bupati Karanganyar Juliyatmono, berharap usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan sektor lainnya dapat segera bangkit, setelah perekonomian mereka terpuruk akibat pandemi Covid-19.

Harapan tersebut disampaikan Bupati Karanganyar Juliyatmono Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musnrenbang) Pemerintah Kabupaten Karanganyar 2022, di halaman Waduk Gondang, Kecamatan Kerjo, Karanganyar.

“Untuk fokus unggulan tahun 2022 adalah Maju dan Mandiri. Kami berharap para UKM dan sektor lainnya segera bangkit dari wabah Covid- 19,” papar Juliyatmono, seperti dirilis Karanganyarkab.go.id.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menjelaskan arah pembangunan Kabupaten Karanganyar, pada 2020. Dia menjelaskan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar, dalam RPJMD tahun 2018-2023, adalah berjuang bersama memajukan Karanganyar, dengan setiap tahun ada titik fokus unggulan.

Pada Tahun 2019 titik fokus pada Maju dan Berintegritas, Tahun 2020 Maju dan Tangguh, 2021 Maju dan Berdaya Saing, Tahun 2022 Maju dan Mandiri, dan Tahun 2023 Maju dan Mantab.

Dengan titik fokus tersebut, dia berharap pertumbuhan ekonomi positif pada 2022. Apalagi jika vaksinasi Covid-19 bisa selesaikan tahun 2021 ini.

Setelah itu, semua pemangku kebijakan membuat pernyataan bersama Covid 19 dihentikan. Jika terkena Covid langsung, maka tindakan medis.

Orang nomor satu di Kabupaten Karanganyar, juga mempersilahkan ‘kondur’ ke Karanganyar diterima dengan baik. Sebab mereka itu membawa uang dan bisa menumbukan perekonomian di Karanganyar.

“Silahkan sholat terawaih juga dipersilahkan tapi tetap mengindahkan protokol kesehatan. Pak Lurah tidak usah tarling, tapi Pak lurah atau kades ngecek masjid bagaimana protokol kesehatan. Yang penting jangan sampai ada kerumunan yang berlebihan,” imbuhnya.

Menurut Bupati Karanganyar, sehebat apapun perencanaan anggaran pasti akan bertumpu pada biaya. Jika tidak ada biaya, maka perencanaan tidak akan dilaksanakan dengan baik.

Namun demikian, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada rakyat karena ditengah pandemi masih bisa bertahan dan melanjutkan ekonomi dengan baik.

Pada kesempatan itu, Forum Anak Karanganyar, Ika meminta Pemkab Karanganyar memastikan sekolah steril tanpa asap rokok. Artinya, siapa saja yang berada di sekolah diminta untuk tidak merokok.

Mendengar pernyataan itu, Bupati minta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk membuat surat edaran yang intinya siapapun yang berada di sekolah diminta untuk tidak merokok. Dengan harapan hak anak untuk bebas dari  asap rokok didapati.

Selain itu, Mulyono Herlambang dari OISCA meminta Bupati untuk memperhatikan tanaman di atas Candi Cetho. Hal itu, menurutnya sudah sangat jarang tanaman sehingga rawan.

Jika kawasan tersebut dihijaukan lagi maka akan dapat membuat genthongnya Karanganyar ini tetao terjaga. (HS-08)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.