in

Bupati Juliyatmono Sebut Vaksinasi Massal di De Tjolomadoe Sebagai Wisata

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono saat mendampingi Wakil Menteri Koperasi dan UKM Jery Sambuaga ketika meninjau pelaksanaan vaksinasi massal yang diseleggarakan oleh Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia di DeTjolomadoe. (Foto : Karanganyarkab.go.id)

 

HALO KARANGANYAR – Bupati Juliyatmono menyebut vaksinasi massal yang diselenggarakan di De Tjolomadoe sebagai “wisata vaksinasi”. Penyebutan itu karena De Tjolomadoe yang awalnya bernama Pabrik Gula Colomadu itu, sejak 2018 lalu resmi menjadi objek wisata.

Sebutan sebagai “wisata vaksinasi” tersebut, disampaikan Bupati, ketika bersama Wakil Bupati Rober Christanto, dan Kepala Disdagnakerkop UKM Martadi, mendampingi Wakil Menteri (Wamen) Koperasi dan UKM Jerry Sambuaga, memantau vaksinasi massal di DeTjolomadoe, Sabtu (31/7).

Vaksinasi ini merupakan kali kedua, yang diselenggarakan oleh Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia, bersama Pemerintah Kabupaten Karanganyar dan Kementerian Koperasi dan UKM. Adapun sasarannya adalah masyarakat dan pelaku UKM di Solo Raya.

Kegiatan serbuan percepatan vaksinasi ini, juga merupakan salah satu bukti, upaya Pemerintah dalam menurunkan angka Covid-19.

Berdasarkan data dari Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia, vaksinasi kali ini diikuti sejumlah 1.518 peserta, terdiri atas 832 karyawan perusahaan serta 686 orang pelaku UKM di Solo Raya.

Bupati Juliyatmono dalam pidato sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan vaksinasi ini luar biasa, sama halnya dengan vaksinasi sebelumnya, juga di DeTjolomadoe.

“Ini kalau saya lihat bukan hanya sekedar vaksinasi massal, namun bisa juga disebut ‘Wisata Vaksin’,“ jelas Bupati.

Menurut orang nomer satu di Bumi Intan Pari ini, vaksinasi yang digelar Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia ini juga sedikit mempresentasikan potensi wisata yang dimiliki Kabupaten Karanganyar yaitu karena diselenggarakam di DeTjolomadoe.

“Sudah tempatnya bagus, pelaksanaannya mewah, bagus dan komplit sarana prasarananya. Ini pasti membuat kesan tersendiri bagi masyarakat yang divaksinasi”, imbuhnya.

Sementara itu Jerry Sambuaga, Wamen Koperasi dan UKM yang hadir bersama Deputi Bidang Perdagangan Ahmad Zabadi, mengharapkan supaya vaksinasi massal ini dapat digenjot pelaksanaannya, agar semua pelaku UKM dan karyawan perusahaan bisa segera mendapat vaksin, sehingga memacu semua kegiatan di sektor perdagangan dan dapat meningkatkan laju perekonomian agar bisa segera pulih di tengah pandemi.

“Walau sudah divaksinasi, masyarakat harus tetap taat pada protokol kesehatan. Tidak boleh lengah. Ini hanya agar masyarakat lebih percaya diri untuk melakukan aktivitas di luar rumah dan perekonomian bisa pulih kembali,” kata Wamen Jerry Sambuaga. (HS-08)

Share This

Berkeliling di Sekitar Rumah Dinas, Bupati Semarang Bagikan Paket Sembako pada PKL dan Ojol

Panen Perdana, Bupati Mendukung Upaya Pengembangan Pertanian Padi Organik