Bupati Jepara Ingatkan Menjaga Keseimbangan Alam

Peringatan hari pohon sedunia bersama dengan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Wono Makmur Desa Bumiharjo, Kecamatan Keling. (Foto : jepara.go.id)

 

HALO JEPARA – Bupati Dian Kristiandi mengingatkan kembali kepada masyarakat di Kabupaten Jepara, untuk menjaga keseimbangan alam. Caranya dengan menanam dan merawat pohon di lingkungan sekitar untuk warisan generasi yang akan datang.

Bupati mengatakan menanam pohon merupakan salah satu solusi, untuk menjaga keseimbangan alam bumi kita.

“Caranya dengan menanam lebih banyak pohon di sekitar,” kata Andi.

Manfaat menanam pohon mungkin tidak bisa langsung dirasakan dalam waktu singkat. Namun di masa depan, usaha ini akan sangat berguna bagi anak-anak dan cucu kelak, agar mereka bisa tumbuh di lingkungan dengan udara yang bersih.

Keberadaan pohon memang penting untuk kehidupan. Pepohonan dapat menyerap gas karbon dioksida di udara yang berbahaya bagi manusia dan bumi. Jika kadar karbon dioksida semakin banyak, maka bumi akan mengalami pemanasan global. Pohon juga melindungi air yang disimpan dalam tanah agar tidak cepat menguap, sehingga cadangan air bersih tetap terjaga.

“Untuk itu saya berpesan setelah ditanam harus dirawat dengan benar. Jangan sampai penanaman hanya sebatas seremonial belaka. Sebab yang terpenting menjaga dan merawatnya,” kata dia, saat memperingati hari pohon sedunia, bersama Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Wono Makmur Desa Bumiharjo, Kecamatan Keling, Sabtu, (21/11) lalu. Bupati dan warga menanam sedikitnya 1.000 pohon di wilayah tersebut. Harapannya dengan langkah ini, bisa diikuti seluruh maayarakat khususnya di wilayah Lereng Muria.

“Dengan menanam pohon juga akan mencegah terjadinya bencana,” kata Andi.

Dikatakan bupati, peringatan hari pohon sedunia ini untuk mengingatkan manusia akan pentingnya pohon sebagai mahluk hidup. Pokok dasar pohon adalah menjadi sumber kehidupan bagi manusia dan sangat berperan penting dalam kelangsungan alam. Sehingga tugas warga masyarakat yang utama adalah menjaga dan merawat pohon dari penebangan liar.

Adminsitrator (Adm) KPH Pati Edrian Sunardi mengatakan masyarakat harus sadar terhadap fungsi hutan. Dengan demikian, maka keberadaan hutan akan dijaga. Perayaan Hari Pohon Sedunia ini merupakan momentum untuk mengingatkan diri sendiri dan masyarakat tentang pentingnya menanam pohon dan mencegah penebangan yang tidak perlu.

Petinggi Bumiharjo Bambang Budi Utomo berharap pohon yang ditaman bisa menjadi warisan bagi anak cucu kelak. Sejumlah pohon yang ditanam di antaranya akasia, durian, pete, dan cemara laut. (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.