in

Bupati Cilacap Instruksikan PPKM Mikro

Bupati bersama Forkopimda, saat meninjau Serbuan Vaksinasi Nasional TNI Polri, dalam rangka Hari Bhayangkara Ke – 75 di Graha Darusalam Cilacap, Sabtu (26/6). (Foto : Cilacapkab.go.id)

 

HALO CILACAP ­– Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji menginstruksikan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro, menyikapi lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Cilacap beberapa pekan terakhir.

Tiga kecamatan bahkan mendapatkan perhatian khusus atas lonjakan kasus yang signifikan, yakni Kecamatan Cimanggu, Maos, dan Sampang.

Hal itu disampaikan saat Bupati bersama Forkopimda, saat meninjau Serbuan Vaksinasi Nasional TNI Polri, dalam rangka Hari Bhayangkara Ke – 75 di Graha Darusalam Cilacap, Sabtu (26/6).

“Akhir-akhir ini paparan Covid-19 semakin naik. Untuk itu wilayah RT yang kena zona merah untuk lockdown. Ini perlu kerja sama dengan TNI-Polri melalui Babinsa dan Babinkamtibmas, juga Satpol PP,” kata Bupati.

Kedisiplinan dalam PPKM Mikro, menurut Bupati perlu komitmen bersama. Hal ini juga harus diimbangi dengan kesadaran masyarakat, untuk mengikuti vaksinasi, agar terbentuk kekebalan kelompok (herd immunity) sehingga menurunkan paparan Covid-19. Bupati mengapresiasi kegiatan vaksinasi massal ini, dan berharap dapat mencapai target di akhir tahun.

“Vaksinasi ini akan kontinyu, terus dilakukan sampai mencapai target di akhir tahun. Sampai seluruh masyarakat Cilacap divaksin, sehingga tercipta herd immunity”, tegas Bupati.

Kapolres Cilacap AKBP Leganek Mawardi, menjelaskan pihaknya terus bersinerigi dengan TNI, Linmas, dan Satpol PP di tingkat kecamatan, untuk mencegah penyebaran Covid-19. Di tingkat RT pun, dilaksanakan isolasi skala mikro.

“Hasil evaluasi kedisiplinan masyarakat, kadang masih lalai dan abai. Sehingga dilaksanakan evaluasi skala mikro bagi RT dan desa zona merah untuk dikarantina di wilayah setempat dengan memanfaatkan fasilitas yang ada di sana”, jelasnya.

Terkait dengan pembatasan sosial, masyarakat dihimbau untuk tidak beraktivitas di atas jam 21.00 WIB. Demikian juga pada pusat perbelanjaan, kafe, maupun tempat hiburan lainnya. Sedangkan masyarakat yang hendak melaksanakan hajatan, undangan dibatasi maksimal 30 orang. Pembatasan dilakukan secara ketat mengingat perkembangan Covid-19 klaster hajatan cukup tinggi.

“Mudah mudahan ini dapat dipatuhi masyarakat. Walau sekarang sudah divaksin, namun tetap displin dan protokol kesehatan dapat dipatuhi,” kata Kapolres.

Untuk diketahui, serbuan Vaksinasi Nasional TNI Polri, merupakan upaya percepatan vaksinasi bagi masyarakat, yang digelar secara serentak dengan target 1 juta orang per hari.

Di Cilacap, kegiatan ini dilaksanakan pada empat titik, sejak Kamis (24/6). Adapun lokasi vaksinasi, adalah Graha Darusaalam Cilacap, Gedung Olahraga Tennis Indoor Cilacap, Gedung Olahraga Wijayakusuma Cilacap, dan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Cilacap.

Data Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap menyebutkan, cakupan vaksinasi Covid, dari target vaksinasi tahap I untuk tenaga kesehatan dan tahap II untuk pelayan publik dan lansia sebanyak 256.865 orang. Untuk suntikan dosis pertama sebesar 120.056 orang (46,7 %) dan dosis 2 sebanyak 67.082 orang (26,1% ).

Adapun percepatan vaksinasi massal bersama TNI-Polri, dilaksanakan dengan target 4.000 orang, dan pada 24 Juni sudah tervaksin sebanyak 1.795 orang. (HS-08)

Share This

Bupati Presentasikan Potensi Wisata Laut dalam Dialog Khusus RRI

Vaksinasi Massal HUT Bhayangkara di Pemalang, Peserta Ikuti Swan Antigen