in

Bupati Brebes Minta Pramuka Dinamis dan Mampu Gunakan Teknologi Informasi

Penilaian Lomba Kwarcab tingkat Provinsi Jawa Tengah, di Sanggar Pramuka Brebes, belum lama ini. (Foto : brebeskab.go.id)

 

HALO BREBES – Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) 11.29 Brebes, yang juga Bupati Brebes, Idza Priyanti, mengajak pramuka untuk dinamis, berinovasi, dan mampu menggunakan teknologi informasi, sehingga kegiatan yang dilakukan lebih menarik serta dapat mengikuti perkembangan zaman.

Hal itu disampaikan Asisten Bidang Pemerintahan Sekda Brebes, Khaerul Abidin,  selaku anggota Mabicab, saat menyambut tim penilai Lomba Kwarcab tingkat Provinsi Jawa Tengah, di Sanggar Pramuka Brebes, baru-baru ini.

Dia mengatakan, pada era teknologi informasi yang telah berkembang saat ini, materi kepramukaan seperti sandi, morse, dan semaphore bisa dimodifikasi dan dilengkapi dengan perangkat teknologi komunikasi, seperti website, Youtube, blog, dan media sosial lainnya.

Jika memungkinkan, pramuka juga perlu mempelajari kriptografi, atau teknik menyampaikan pesan secara tersembunyi, dengan memanfaatkan fitur enkripsi data.

“Gunakan teknologi Informasi dan Komunikasi, sebagai sarana untuk menggiatkan pramuka di berbagai bidang,” ajak Kamabicab.

Seiring perkembangan zaman, lanjutnya, kebutuhan generasi muda dan masyarakat juga banyak berubah. Tali temali dan baris berbaris, sebagai salah satu ketrampilan anggota pramuka, juga perlu ditambah dengan ketrampilan manajemen dan kewirausahaan.

Di Kwartir Cabang Brebes, sambungnya, terbukti telah berusaha untuk membenahi dan melakukan upaya profesional dalam menggiatkan pramuka di wilayah Kabupaten Brebes.

Dengan adanya penilaian Lomba Kwartir, pihaknya berharap makin meningkatkan kinerja dan pembaharuan inovasi demi kemajuan kwarcab di masa mendatang.

Ketua Tim Penilai, Taufiq Rahmadi menjelaskan, penilaian Lomba Kwartir sebagai ajang untuk meningkatkan pembinaan yang dilakukan Kwartir Daerah Jateng setiap 2 tahun sekali. Kwartir Cabang Brebes masuk dalam kategori Kwarcab Madya dengan penilaian melalui dua tahap.

Tahap pertama berupa merefleksikan dan pengisian lembar isian portofolio dari berbagai kegiatan.

Adapun penilaian tahap kedua, berupa kunjungan on the spot ke kwarcab, untuk mencocokan antara potret laporan dengan kenyataan kegiatan di lapangan.

Taufiq yang juga Andalan Daerah bidang Organisasi dan Hukum Kwarda Jateng, mengatakan ada 7 bidang yang dinilai, yakni bidang Satuan Komunitas, Sarana Prasarana, Abdimas, Humas, Organisasi Hukum dan Keuangan serta Bina Muda.

Taufiq berharap, dengan saling melengkapi dan peningkatan kinerja serta kegiatan di tingkat Kwarcab akan membawa warna baru dan gairah baru dalam mewujudkan anggota Pramuka yang mandiri dan berkarakter. (HS-08)

Paguyuban Setyo Rukun Blora Panjatkan Doa untuk Eril

Berikan Motor Lebih Cepat