in

Bupati Blora Dukung Program Electrifying Agriculture PLN Untuk Pedesaan

Bupati Blora H Arief Rohman SIP MSi, bersama General Manager PLN Jateng – DIY, M Irwansyah Putra, Rabu (13/10), meresmikan program Electrifying Agriculture di kawasan Embung Kedungsambi, Desa Klopoduwur. Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora. (Foto : Blorakab.go.id)

 

HALO BLORA – Perkebunan melon yang dikelola BUMDes Samin Mandiri, di Desa Klopoduwur, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora kini sudah menggunakan teknologi penyemprotan air secara elektronik, setelah wilayah ini mendapat manfaat dari program Electrifying Agriculture dari PLN.

Program tersebut diresmikan Bupati Blora H Arief Rohman SIP MSi, bersama General Manager PLN Jateng – DIY, M Irwansyah Putra, Rabu (13/10), di kawasan Embung Kedungsambi, Desa Klopoduwur.

GM PLN Jateng-DIY, M Irwansyah Putra mengatakan bahwa program Electrifying Agriculture ini, merupakan wujud dukungan PLN untuk memajukan sektor pertanian.

“PLN sebagai salah satu BUMN di Indonesia, mempunyai program penyaluran listrik berupa Electrifying Agriculture, untuk mendukung pengembangan sektor pertanian dan perkebunan, salah satunya untuk kebun melon yang ada di Desa Klopoduwur ini. Semoga bisa mendukung peningkatan hasil kebun melonnya,” ungkap Irwansyah, seperti dirilis Blorakab.go.id.

Dengan adanya jaringan listrik bantuan dari PLN ini, perkebunan melon yang berkapasitas lebih dari 3.000 tanaman, bisa memperoleh penyiraman air secara elektronik. Dengan sistem penyiraman injeksi.

Kepala Desa Klopoduwur, Hery Sugiharto, mengungkapkan kegembiraannya atas keberhasilan bantuan program ini yang sudah diupayakan Bupati bersama PLN.

“Alhamdulillah maturnuwun Pak Bupati dan PLN yang sudah membantu BUMDes kami yang sedang mengembangkan perkebunan melon ini. Perkebunan melon ini sebelum ada listrik kesusahan melakukan penyiraman, karena jumlahnya ribuan pohon. Padahal penyiraman dilakukan setiap hari. Namun kini adanya listrik, bisa membantu kami. Selain untuk penyiraman kebun melon juga untuk operasional Pamsimas yang memanfaatkan air Embung Kedungsambi,” jelas Kades.

Untuk jenis melon yang ditanam, menurut Kades adalah varietas golden aroma, kulit hijau, dan daging kuning kemerahan, dengan masa tanam sekitar 3 bulan.

“Ada dua green house melon di sini, yang atas kapasitas sekiar 1.300 pohon, sedangkan yang bawah 1.700 an pohon. Yang atas sudah panen sekali dan ini akan penanaman kembali, sedangkan yang bawah ini baru usia 35 hari sehingga buahnya masih kecil,” kata dia.

Bupati H Arief Rohman SIP MSi menyatakan mendukung Program Electrifying Agriculture PLN dan berharap bisa dikembangkan di wilayah lainnya.

“Program ini sebenarnya sudah lama diidamkan Pak Kades Klopoduwur, bahkan setiap hari saya ditagih untuk mengupayakan pembangunan jaringan listrik dari PLN ini mengingat lokasi perkebunannya jauh dari pemukiman,” kata Bupati.

“Ke depan kita berharap PLN bisa juga ikut melakukan pendampingan di Desa Klopoduwur. Apalagi desa ini punya potensi untuk jadi desa wisata, seperti Kampung Samin Karangpace, Embung Kedungsambi, dan lainnya. Bisa didampingi pengembangannya menjadi Kampung Binaan PLN,” tambah Bupati.

Selain itu, Bupati juga ingin meningkatkan kerja sama dengan PLN Jateng – DIY, terkait pembangunan jaringan listrik di pedesaan tengah hutan. Dia berharap, desa-desa di tengah hutan tersebut juga dapat memperoleh aliran listrik.

“Nanti kita minta Bappeda untuk mendata desa-desa yang belum mendapat jaringan listrik, untuk dikomunikasikan dengan PLN. Kehadiran PLN sangat kami butuhkan, untuk Sesarengan mBangun Blora,” kata Bupati.

Acara kemudian dilanjutkan dengan peninjauan kebun melon di dalam green house dan penyerahan bantuan sembako kepada masyarakat Desa Klopoduwur.

Turut hadir Kepala PLN UPJ Kudus, PLN ULP Blora, PLN ULP Cepu, Plt. Kepala Bappeda, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Forkopimcam Banjarejo, dan pengurus BUMDes Samin Mandiri, Desa Klopoduwur, Kecamatan Banjarejo. (HS-08).

Share This

Keluarga di Kendal Ini, Harus Hidup di Rumah Tak Layak Huni

Bupati Sukoharjo Minta Masyarakat Laporkan Kekerasan pada Anak