Bupati Blora Ajak Stakeholder Kembangkan Hortikultura

Bupati H Arief Rohman SIP MSi dalam Ngobrol Bareng Bupati di Kebun Klapanan Tunjungan. (Foto : Blorakab.go.id)

 

HALO BLORA – Bupati H Arief Rohman SIP MSi mengajak berbagai pihak untuk ikut mengembangkan hortikultura di Kabupaten Blora. Walaupun wilayah ini dikenal kering dan tandus, namun memiliki potensi besar sebagai penghasil buah.

Ajakan tersebut disampaikan Bupati H Arief Rohman SIP MSi, ketika bersama Wakil Tri Yuli Setyowati ST MM, menghadiri acara Ngobrol Bareng Bupati di Kebun Klapanan Tunjungan, Selasa (20/4).

Tema Ngobrol Bareng Bupati kali ini, menggagas grand design hortikultura di Kabupaten Blora. Lebih lanjut, Bupati mengharapkan masukan dan support dari berbagai pihak yang hadir, untuk bersinergi mewujudkan kawasan agrowisata dan hortikultura.

“Bapak dan ibu hadirin, ketika saya cerita Blora ada buah alpukat sebesar kendi dan enak rasanya, pada nggak percaya. Oleh karena itu saya mengajak seluruh stakeholder untuk bersinergi mewujudkan Blora sebagai kawasan agrobisnis dan hortikultura. Dan membuktikan bahwa potensi yang sebenarnya dimiliki oleh Blora,” kata Bupati, seperti dirilis Blorakab.go.id.

Lebih lanjut Bupati mengatakan ingin melibatkan masyarakat. “Nanti tolong agar dibantu bibitnya. Bappeda untuk merumuskan bagaimana pola kerja samanya. Dengan tujuan untuk menambah ekonomi masyarakat. Potensi yang ada bisa kita maksimalkan, dengan bersinergi dengan seluruh stakeholder.

Pemilik sekaligus pengelola Kebun Buah Greneng Klapanan, Bambang Suharto, menyambut dan menyampaikan kebanggaan serta kebahagiannya menerima kedatangan Bupati dan para tamu lainnya.

“10 tahun lalu, kami mengawali mengelola kebun ini mendapat dukungan yang luar biasa dari pemerintah. Yang awalnya menanam kelengkeng sekarang berkembang jambu kristal, alpukat, dan durian. Itu semua dengan semangat agar Blora ada gebyarnya, di tengah tanah yang kering, tandus, dan susah air. Mari bergandengan tangan, agar masyarakat Blora mendapat manfaat,” kata Bambang.

Sementara itu, Kevin pengusaha dan owner excelso tertarik dengan potensi alpukat yang beberapa hari lalu ditawarkan Bupati kepadanya.

“Kami dalam menjalankan excelso banyak membutuhkan alpukat untuk varian avocado coffee. Paling tidak butuh 50 ton setiap bulan. Nah kemarin dapat cerita dari Pak Bupati, tentang potensi alpukat di Blora. Semoga nanti bisa dikembangkan dan kita kerja samakan,” ungkapnya.

Acara dilanjutkan dengan diskusi dan paparan dengan seluruh stakeholder yang lain yang memberikan dukungan dan support mewujudkan Blora sebagai kawasan agrobisnis dan hortikultura.

Hadir dalam acara ini Asisten 1 dan Asisten 3 Sekda Blora, Kepala DPUPR, Plt. Kepala Bappeda, staf khusus Bupati, para Adm Perhutani, KHDTK UGM, serta Camat Tunjungan dan Kades Tunjungan. (HS-08)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.