in

Bupati Batang Janji Teruskan Keluhan Nelayan ke Presiden Jokowi

Bupati Batang Wihaji ketika menerima menerima audiensi nelayan Kabupaten Batang, Kamis (30/9), di Ruang Abirawa, Kabupaten Batang. (Foto : Batangkab.go.id)

 

HALO BATANG – Bupati Batang Wihaji berjanji akan meneruskan aspirasi nelayan Kabupaten Batang, yang keberatan terhadap Peraturan Pemerintah (PP) 85 tentang pajak dan Keputusan menteri (Kepmen) 86 tentang harga standar ikan.

Para nelayan keberatan, karena jika dihitung secara matematika, ada kenaikan sampai 400 % dan menurut para nelayan hal ini kurang rasional.

Janji tersebut disampaikan Bupati Wihaji, ketika menerima audiensi nelayan Kabupaten Batang, Kamis (30/9), di Ruang Abirawa, Kabupaten Batang.

“Saya menerima audiensi para nelayan Kabupaten Batang, khususnya pemilik kapal, yang merasa keberatan pada PP 85 dan Kepmen 86. Oleh karena itu, saya selaku tangan panjang dari pemerintah, nantinya akan menyampaikan secara langsung kepada Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan khususnya Kementerian Kelautan dan Perikanan,” kata Bupati Batang Wihaji, seperti dirilis Batangkab.go.id.

Dengan audiensi ini, diharapkan akan ada solusi dengan berdiskusi langsung. Menurut dia jika kenaikannya hanya 50%, maka pihak nelayan tidak mempermasalahkan karena masih masuk akal. Demikian pula jika kenaikan 100%, juga masih bisa masuk untuk nelayan. Tetapi  jika 400 %, maka nelayan sangat keberatan.

Tadi sudah dihitung-hitung antara ongkos produksi dan penghasilan sampai 1 tahun, sehingga nelayan menyampaikan bisa 6 feed dengan pembiayaan Rp 300.000.000 merasa belum untung.

“Saya minta nelayan untuk sabar terlebih dahulu karena nanti akan ditindaklanjuti. saya berterima kasih kepada nelayan yang telah mengungkapkan keluh kesahnya dengan cara-cara yang baik. Tentu kita sambil menunggu informasi terbaru walaupun PP sudah ditanda tangani berarti sudah berlaku,” jelasnya.

Sementara itu Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Teguh Tarmujo, mengatakan bahwa audiensi ini berjalan dengan baik. Menurut dia, Bupati Batang Wihaji menyatakan akan meneruskan keluh kesah para nelayan Kabupaten Batang, khususnya pemilik kapal.

“Kami semua akan mengikuti prosesnya dan menunggu perkembangan penyampaian yang ditunjukan kepada kepada Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan khususnya Kementrian Kelautan dan Perikanan,” tegasnya.

Mudah-mudah ke depan agar ada revisi PP 85 dan Kepmen 86 dari Kementerian Kelautan dan Perikanan. Bisa dilihat dari diskusi kita akan sepakat jika kenaikan 50% dengan maksimal kenaikan 100% itu masih manusiawi bagi nelayan.

“Kami percaya kepada Bupati Batang Wihaji, sebagai Kepala daerah untuk bisa meneruskan harapan dan aspirasi nelayan Kabupaten Batang, khususnya pemilik kapal,” kata dia. (HS-08)

Share This

Enjoy di Milan, Lupakan Madrid

Kejurnas Pencak Silat Piala Wali Kota Tegal II, 182 Atlet Bertarung Secara Virtual