Bupati Banjarnegara Serahkan DAK Pertanian Rp 2,1 Miliar

Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono, secara simbolis menyerahkan DAK bidang pertanian, senilai Rp 2.160.000.000, dari Pemerintah Pusat kepada 14 kelompok tani atau atau gabungan kelompok tani, Pendapa Dipayuda. (Foto : Banjarnegarakab.go.id)

 

HALO BANJARNEGARA – Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono, menyerahkan Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang pertanian, senilai Rp  2.160.000.000 kepada 14 kelompok tani atau atau gabungan kelompok tani di Kabupaten Banjarnegara.

Penyerahan dana DAK secara simbolis berlangsung di Pendapa Dipayuda, Kamis (1/4) dari bupati kepada Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Banjarnegara, Totok Setya Winarna Spi, disaksikan pengurus poktan atau gapoktan.

Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Banjarnegara, Totok Setya Winarna Spi melaporkan bahwa pada 2021 ini, dinasnya mendapat bantuan DAK bidang Pertanian dari Pemerintah Pusat sebesar Rp 2.160.000.000.

Totok menerangkan, anggaran tersebut dialokasikan untuk kegiatan fisik, berupa pembangunan dam parit untuk enam poktan atau gapoktan, senilai masing-masing Rp 120.000.000.

Selain itu juga pembangunan embung untuk enam poktan atau gapoktan, senilai masing-masing Rp 120.000.000. Juga pembangunan jalan usaha tani untuk delapan poktan atau gapoktan, senilai masing-masing Rp  185.000.000.

“Kami berharap kegiatan yang akan dilaksanakan, dapat berjalan dengan baik,  sesuai regulasi yang ada dan memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat dan petani,” ujar Totok, seperti dirilis Banjarnegarakab.go.id.

Sementara itu Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono, berpesan agar kelompok tani memanfaatkan dana tersebut semaksimal mungkin, dengan mengindahkan aturan yang ada.

Dengan 3 pembangunan fisik fasilitas pertanian tersebut, bupati optimis akan tercukupinya air irigasi untuk pertanian sekaligus dapat mengatasi kekeringan di musim kemarau.

“Saya optimistis, jika dikerjakan dengan baik, bisa meningkatkan kondisi infrastruktur jalan usaha tani sehingga mampu meningkatkan distribusi sarana produksi pertanian dan pasca panen,” kata bupati.

Bupati juga mengimbau agar para petani, mampu meningkakan luas areal lahan atau indeks pertanaman.

“Dengan begitu akan meningkatkan kinerja pembangunan pertanian di kabupaten Banjarnegara,” imbuhnya.

DAK Bidang pertanian merupakan dana APBN yang dialokasikan kepada daerah untuk membantu mendanai kegiatan di bidang pertanian. Pembangunan bidang pertanian diarahkan untuk mendukung peningkatan ketahanan pangan pokok (padi, jagung, kedelai, gula, bawang merah, dan cabai).

Untuk poktan atau gapoktan penerima DAK, tersebar di seluruh kecamatan, dari tahun ke tahun terus bertambah dan bergilir di wilayah, sehingga diharapkan program ini dapat merata.

Adapun nama poktan atau gapoktan penerima DAK tahun 2021, untuk dam parit : Tani Raharjo (Jenggawur), Margo Mulyo (Merden), Margo Mulyo (Larangan), Sida Rahayu (Plumbungan). Kemudian untuk embung : Maju Makmur (Berta) Taruna Tani (Susukan), Gambir Sari (Penusupan) dan Tani Rahayu (Banjengan). Dan untuk jalan usaha tani :  Mekarsari (Purwasaba), Berkah Padi (Tanjunganom), Sido muncul (Lemahjaya), Gema Tani (Karangsari Pejawaran), Ngudi Lestari (Masaran), serta Berkah Tani (Gemuruh).

Penyerahan bantuan DAK disaksikan Kepala DPU PR, Yusuf Winarsono ST, Kepala Dinkominfo Riono Rahadi Prasetyo SH MH, Kabag Umum Drs Karnoto, para kades penerima DAK, dan pendamping DAK. (HS-08)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.