in

Bupati Ajak Kepala SMA dan SMK Dukung Program Satu Desa Dua Sarjana

Diskusi pengembangan sumber daya manusia (SDM), bersama Bupati H Arief Rohman SIP MSi, Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah wilayah Blora-Grobogan, Drs Sugiyanto MPd, dan Forum Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), di Ruang Rapat Bupati, Jumat (4/6). (Foto : Blorakab.go.id)

 

HALO BLORA – Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah wilayah Blora-Grobogan, Drs Sugiyanto MPd meminta para kepala SMA dan SMK di Kabupaten Blora, untuk mendukung program Bupati Blora, yaitu “Satu Desa Dua Sarjana”, dan pelatihan diklat sertifikasi bagi lulusan SMK.

Hal itu disampaikan Sugiyanto, dalam diskusi pengembangan sumber daya manusia (SDM), bersama Bupati H Arief Rohman SIP MSi dan Forum Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), di Ruang Rapat Bupati, Jumat (4/6).

Diskusi tentang pengembangan SDM tersebut juga dalam rangka realisasi slogan “Sesarengan mBangun Blora”, yang terus berupaya diwujudkan oleh Bupati, dengan menggandeng berbagai pihak.

“Yang pertama, Alhamdulillah kami senang bisa diajak Bapak Bupati berdiskusi bersama dalam rangka memajukan pendidikan di Kabupaten Blora. Dari apa yang disampaikan tadi, kami mencatat dua program yang bagus, sehingga perlu kita dukung bersama. Yakni “Satu Desa Dua Sarjana”, dan pelatihan diklat sertifikasi bagi lulusan SMK. Ini ide bagus dan kami siap mendukung,” kata Drs Sugiyanto MPd, seperti dirilis Blorakab.go.id.

Dia kemudian meminta para kepala SMA dan SMK, untuk membantu program Bupati Arief Rohman, dengan memetakan prestasi anak didik dan minat bakatnya. Serta merumuskan kekurangan yang ada untuk dibahas bersama.

Drs Sugiyanto MPd juga mengutarakan keinginan untuk mendirikan Sekolah Luar Biasa (SLB) di wilayah Randublatung. Karena menurutnya saat ini banyak anak berkebutuhan khusus yang ingin sekolah di wilayah Blora Selatan.

Sementara itu Bupati Arief Rohman meminta dukungan agar program Satu Desa Dua Sarjana dapat diwujudkan. “Mohon kerjasamanya untuk kita tingkatkan kualitas pendidikan menengah atas dan kejuruan, sehingga generasi kita siap melanjutkan ke pendidikan tinggi,” kata Bupati.

Bupati mengatakan pihaknya juga telah menjalin kerja sama dengan beberapa perguruan tinggi. Sehingga bisa disinkronkan untuk mendukung program “Satu Desa Dua Sarjana”.

“Khusus untuk SMK, kami juga ingin ada kerja sama dengan PPSDM Migas Cepu. Harapannya lulusan SMK, nantinya bisa mengikuti diklat di sana. Sehingga ketika sudah punya sertifikat migas, peluang kerjanya akan lebih besar. Semoga ini bisa kita kerjasamakan,” tambah Bupati.

Berkaitan dengan wacana pendirian SLB di Randublatung, Bupati menyatakan siap mendukung. Bupati kemudian meminta Kepala Dinas Pendidikan dan Bappeda, untuk mengawal tahapan pendiriannya, termasuk penyediaan lahan dan teknis regulasinya.

Acara kemudian dilanjutkan dialog teknis antara MKKS dengan OPD Pemkab Blora. Di antaranya Kepala Dinas Pendidikan Blora, Hendi Purnomo SSTP MMA, serta Plt  Kepala Bappeda Aunur Rofiq SE MSi. (HS-08).

Share This

Blora Kini Miliki Sistem Layanan Rujukan Terpadu untuk Penyandang Masalah Sosial

Perekrutan CPNS dan PPPK Tahun 2021 Diundur