Bupati Agus Bastian : Badan Otorita Borobudur Berdampak Positif pada Purworejo

Bupati Purworejo RH Agus Bastian SE MM, dalam Konsultasi Publik Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KBPU) Badan Otorita Borobudur di Magelang. (Foto : Purworejokab.go.id)

 

HALO PURWOREJO – Kabupaten Purworejo memiliki beragam potensi wisata, yang dapat dikunjungi wisatawan, baik dari Indonesia maupun mancanegara.

Hal itu disampaikan Bupati Purworejo RH Agus Bastian SE MM, dalam Konsultasi Publik Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KBPU) Badan Otorita Borobudur di Magelang, belum lama.

Acara yang dipandu Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno ini, dihadiri jajaran Kemenparekraf dan para pengusaha.

Dalam kesempatan itu Menparekraf Sandiaga Uno, mengisahkan bahwa Agus Bastian merupakan seniornya pada saat dirinya menjadi pengurus HIPMI Yogyakarta.

“Saya yakin Pak Bupati memiliki visi membangun Purworejo dengan melibatkan pengusaha, kebetulan Borobudur Higland lokasinya berada di Kabupaten Purworejo,” katanya.

Bupati RH Agus Bastian SE MM mengungkapkan bahwa Badan Otorita Borobudur sangat luar biasa, karena yang terlibat tidak hanya Kabupaten Magelang, tetapi juga tetangga-tetangga sebelahnya.

Bukan hanya Jawa Tengah tapi juga Daerah Istimewa Yogyakarta. “Kami memberikan wilayah kami untuk dikelola Badan Otorita Borobudur dalam rangka integrasi dengan kawasan Borobudur,” jelasnya.

Pihaknya merasa senang sekali dengan keberadaan Badan Otorita Borobudur, karena merupakan salah satu objek vital nasional yang berdampak positif bagi Kabupaten Purworejo.

“Akses menuju Glamping De Loano, sedang kita bangun agar wisatawan bisa melalui Purworejo, sehingga secara ekonomis akan memberikan dampak bagi masyarakat Purworejo,” katanya

Bupati mengungkapkan, bahwa beberapa waktu lalu juga sudah menyampaikan kepada Presiden, agar jalannya melalui eksisting yang sudah ada, tidak perlu lagi membuat bedah Menoreh.

Bedah Menoreh dinilai tidak menguntungkan bagi semua kawasan, karena memakai jalan layang.

Dijelaskan pula bahwa Kabupaten Purworejo sedang membangun kawasan pariwisata pantai sepanjang 25 km, dan menunggu investor untuk bisa berpartisipasi.

“Saya senang sekali kalau para investor mau menanamkan modalnya, apalagi di Purworejo sekarang semuanya sudah serba mudah,” katanya.

Sementara itu, dalam dialog dengan Menparekraf di Glamping De Loano, Wakil Bupati Purworejo Hj Yuli Hastuti mengharapkan agar Pemerintah Pusat dan BOB tidak putus dalam memberikan perhatian pada wilayah ini, meskipun secara bertahap.

“Saya titipkan kepada panjenengan semua, monggo bagaimana untuk terus mengembangkan wilayah ini,” harapnya. (HS-08)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.