in

Buntut Tasyakuran HUT Kemerdekaan RI, Warga Kebonagung Kendal Jalani Swab Test

Salah satu warga Desa Kebonagung, Kecamatan Ngampel, Kendal menjalani swab test di Puskesmas Ngampel, Sabtu (21/8/2021).

 

HALO KENDAL – Buntut pentas panggung hiburan, dalam rangka HUT ke-76 Kemerdekaan RI yang dibubarkan petugas Satgas Covid-19 di Desa Kebonagung, Kecamatan Ngampel, Kendal, sejumlah warga menjalani swab test.

Akhirnya warga yang mengikuti acara tersebut secara acak diajak Kepala Desa Kebonagung, Widodo untuk melakukan tes swab antigen di Puskesmas Ngampel, Sabtu (21/8/2021).

Bahkan Kades mengawal para warga, sekaligus memastikan tidak terjadi klaster baru dalam acara tersebut.

“Bagaimanapun sebagai kepala desa saya harus bertanggung jawab terhadap keselamatan warga. Saya mengaku salah dan sebagai bentuk pertanggung jawaban, saya mengajak warga untuk test swab, untuk memastikan keadaan warga,” ungkap Widodo.

Widodo bersama beberapa warga menjalani tes swab antigen dan hasilnya negatif. Dirinya juga berharap warga yang ada di sekitar lokasi negatif semua.

“Jika ada warga yang ingin melakukan tes swab saya persilakan dan pihak desa yang akan menanggung biayanya. Saya tidak ingin ada warga saya yang terkena Covid gara-gara acara tersebut,” ungkapnya.

Widodo menyebut, ada sepuluh warga yang sebelumnya juga melakukan tes swab di Puskesmas Kecamatan Pegandon, yang hasilnya juga negatif.

Menurut penuturan salah seorang warga RT3 RW1 Desa Kebonagung, Isdaryanto, dirinya diberitau Kades untuk mengikuti swab test tersebut.

Sementara dari hasil swab di Puskesmas Pegandon, dirinya dan warga lain dinyatakan negatif.

“Saya malam itu berada di lokasi, padahal panggung tidak jadi dimainkan. Saya dan warga lain siap untuk diswab. Biar ada kepastian tidak ada yang tertular Covid-19,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kapolres Kendal AKBP Yanuar Arifianto melalui sambungan seluler mengatakan, jika muncul klaster baru dari acara tersebut maka akan diproses hukum sebagai pelanggaran PPKM.

“Kita lakukan pendekatan kemanusiaan. Jadi kita akan lakukan tracing. Jika muncul klaster baru maka kami akan proses hukum terhadap kegiatan tersebut,” kata Kapolres.(HS)

Share This

PPKM Level 3 Tempat Hiburan GBL Masih Buka, Wabup Kendal: Harus Tutup!!

Sepekan 20 Kali Keluarkan Awan Panas, Ganjar; Merapi Masih Level 3