in

Bunga Tabebuya Bermekaran, Batas Kota Semarang Lebih Cantik dan Indah

Sejumlah pohon Tabebuya yang ditanam di ruas Jalan Siliwangi, tepatnya setelah Simpang Hanoman ke arah Kalibanteng mulai bermekaran dengan indah sehingga mempercantik wajah kota Semarang.

 

HALO SEMARANG – Sejumlah pohon Tabebuya yang ditanam Pemerintah Kota Semarang beberapa waktu lalu, terutama di median ruas jalan protokol mulai berbunga dengan warna putih dan merah jambu atau pink. Musim bunga ini menambah indah estetika dan wajah Kota Semarang.

Seperti terlihat di sebagian ruas Jalan Siliwangi Semarang, tepatnya setelah perempatan Jalan Hanoman, bunga Tabebuya tampak bermekaran meski pohonnya belum terlalu besar dan rindang.

Hal ini membuat pemandangan di sekitar menjadi lebih cantik dan indah, terutama bagi pengendara atau warga yang akan masuk ke Kota Semarang dari arah barat seperti Kendal, dan sekitarnya.

Seperti diketahui, Pemkot Semarang melalui Disperkim Kota Semarang, saat ini gencar melakukan penanaman pohon tabebuya dan pulai atau alstonia scholaris, serta bougenville. Sehingga bisa untuk menghijaukan sekaligus peneduh ruas jalan dan taman yang masih belum rindang.

Utamanya di jalan protokol seperti Jalan Siliwangi, Jalan Kaligawe, Jalan Jenderal Soedirman dan lainnya. Ruas jalan tersebut juga menjadi batas kota Semarang dengan daerah perbatasan, Kendal, dan Demak.

“Bunganya bagus dan indah apalagi kalau lebih banyak dan rimbun pohonnya. Membuat pengendara yang lewat terasa seperti di luar negeri, karena bunganya mirip bunga Sakura di Jepang,” kata Fajar, salah satu pengendara, Minggu (5/9/2021).

Dia menambahkan, harapannya bunga yang mekar lebih banyak lagi, terurama di ruas jalan protokol lainnya. “Pohon yang sudah ditanam saya harap semuanya bisa tumbuh subur dan bermekaran. Sekaligus peneduh jalan dan membuat adem pengendara yang melintas,” imbuhnya.

Kabid Pertamanan dan Pemakaman Disperkim Kota Semarang, Murnie Ediati mengatakan, sejak Maret 2020 hingga saat ini pihaknya telah menanam 10 ribu pohon lebih, di beberapa median dan bahu ruas jalan serta taman kota.

Misalnya di median ruas jalan Siliwangi menjadi batas batas kota, ditanam pohon jenis pulai dan tabebuya. Begitu juga yang di Jalan Jenderal Soedirman, pasar Karangayu juga ditanam tanaman hias lidah mertua, dan bougenville.

“Jenis tanaman itu dipilih karena banyak mengeluarkan O2, dan memiliki bunga. Lidah mertua, selama ini kita coba cukup tahan dan kuat panas, serta ijuknya bisa menampung lebih lama air. Sekaligus untuk mempercantik batas-batas kota, menuju ke Semarang,” pungkas Pipie, sapaan akrabnya.(HS)

Share This

Satsamapta Polres Purbalingga Disinfeksi Tempat Vaksinasi Massal

Timbulkan Kerumunan, Lomba Panjat Pinang di Winong Pati Dibubarkan Polisi