in

Bulan Ramadan Jadi Berkah Buat Pedagang Kurma di Semarang

Salah satu pedagang kurma menggelar dagangannya di sekitar Pasar Johar, setiap memasuki bulan Ramadan.

TIAP memasuki bulan Ramadan, menjadi berkah tersendiri bagi pedagang terutama bagi penjual buah kurma, sebagai salah satu hidangan yang wajib ada untuk disantap saat takjil. Seperti salah satunya, pedagang kurma di Pasar Johar, Menuk (55), tiap bulan puasa dirinya tidak pernah absen selalu menggelar dagangannya di sekitar Pasar Johar. Sebab, setiap kali masuk bulan Ramadan, banyak masyarakat yang mencari buah kurma di lapaknya.

Menurutnya, biasanya terjadi peningkatan penjualan selama Ramadan dibandingkan hari-hari biasanya, per harinya bisa menjual sebanyak 10 kilogram kurma, kalau hari biasanya permintaan sedikit hanya 1 kilogram. Yang paling banyak dicari menurutnya jenis golden, atau kurma super dibandrol dengan harga Rp 40 ribu per kilogramnya.

“Ada juga kurma yang jenis Tunisia dijual dengan harga lebih tinggi yaitu sekitar Rp 70-80 ribu perkilogramnya,” paparnya, Jumat (15/3/2024).

Selain kurma, lanjut dia, dirinya juga menjual aneka panganan ringan, seperti kuaci, emping dan varian kue kering dan kacang-kacangan.

“Kalau mau Lebaran, biasanya cemilan kue juga mulai dicari pelanggan. Kayak emping dijual mulai Rp 80-90 ribu perkilogram. Lalu, ada kuaci Rp 80 ribu perkilogram dan kacang polong dijual Rp 40 ribu perkilogramnya,” katanya.

Penjual kurma lainnya, Ayu mengatakan, bahwa penjualan kurma meningkat sejak mulai Ramadan. Banyak yang membeli untuk keperluan sendiri maupun untuk kegiatan takjil berbuka puasa bersama.

“Biasanya ada pelanggan yang cari kurma buat acara takjil di musala atau masjid. Tiap tahun saya selalu berjualan kurma untuk para pelanggan. Semoga ini jadi berkah Ramadan bagi pedagang dan sumber rejeki kita,” ujarnya.

Dirinya pun mengaku hanya membuka dagangannya dari pagi sampai sore hari.

“Buka hanya pagi sampai sore, seperti pedagang lainnya aja. Jadi nggak ngoyo (memaksakan diri) harus buka sampai malam hari, kalau sudah dapat pemasukan yang lumayan, tutup buat istirahat di rumah, besoknya berangkat kerja lagi,” pungkasnya. (HS-06)

Banjir di Sejumlah Titik Mulai Surut, Mbak Ita Minta Semua Pihak Tetap Siaga

Pemkot Semarang Dukung Pemanfaatan Teknologi Modifikasi Cuaca untuk Pencegahan Bencana