Bukan Hanya Banjir, Hujan di Wilayah Kendal Juga Mengakibatkan Tanah Longsor dan Pohon Tumbang

Banjir di wilayah Kendal.

 

HALO KENDAL – Akibat hujan deras beberapa hari, mengakibatkan bencana di Kabupaten Kendal. Dari laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kendal, dalam beberapa hari terjadi banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang akibat angin kencang.

Dari laporan anggota Pusdalops BPBD Kendal, yang terdiri Danung Pratama Santoso, M Samsul Huda Islami, Hendrawan Satrya Priyantaka, Muhammad Farkhan dan Shafira Maharani Priyanto, tercatat ada beberapa daerah yang terdampak banjir, longsor dan pohon tumbang.

Pelaksana Harian Kepala BPBD Kendal, Sigit Sulistyo mengatakan, selain banjir, di Kendal juga terjadi bencana tanah longsor dan pohon tumbang.

- Advertisement -

“Untuk banjir memakan korban jiwa, salah satu warga di Kecamatan Rowosari yang diduga terseret arus banjir, dan sudah ditangani oleh pihak terkait,” terangnya dalam release BPBD, Sabtu (6/2/2021).

Untuk bencana longsor, BPBD Kendal mencatat ada enam daerah yang terdampak longsor.

“Di Kecamatan Gemuh, tanah longsor terjadi di Desa Sedayu. Rumah Bapak Masud, di RT 2 RW 3, terdampak longsor tanggul kritis sungai Bodri. Penanganan rumah terpaksa dirobohkan, karena sudah sangat berbahaya untuk dihuni,” jelasnya.

Sedangkan di Kecamatan Kaliwungu Selatan, tepatnya di Desa Sukomulyo, tanggul sungai irigasi dikabarkan longsor. Selain itu di Kecamatan Kaliwungu, dikabarkan pondasi SDN Kutoharjo longsor.

“Longsor juga terjadi di Kecamatan Patean, tepatnya Desa Kalibareng. Jalan di Dusun Randusari, Desa Kalibareng longsor tidak bisa dilewati. Sedangkan di Kecamatan Plantungan, dilaporkan jalan Desa Mojoagung longsor dan satu rumah kritis. Selain itu, jembatan penghubung Desa kebongembong Kecamatan pageruyung dengan Desa Mojoagung Kecamatan Plantungan longsor,” papar Sigit.

Longsor juga terjadi di Desa Kedungasri RT 03 RW 02, Kecamatan Ringinarum. Di mana dua rumah bagian kamar mandi sudah tidak bisa fungsikan karena terbawa longsor.

Selain banjir dan longsor, hujan deras juga mengakibatkan, pohon tumbang, di Jalan Sukorejo – Weleri, masuk Dusun Watudono Desa Surokontowetan Kecamatan Pageruyung.

“Pohon tumbang juga terjadi di jalan perumahan Kalibuntuwetan. Kemudian pohon rungkat di jalan Sukodono-Ngampel masuk Desa Dampalrejo Kecamatan Ngampel,” ujar Sigit.

Dijelaskan, upaya yang dilakukan BPBD Kendal, selain melakukan assessment data melalui Pemerintah Desa dan monitoring lapangan.

Juga melakukan evakuasi kepada warga yang terdampak Banjir. Khususnya di Desa Karangmulyo, Kecamatan Pegandon dan Desa Kebonadem, Kecamatan Brangsong.

“BPBD Kendal melakukan penanganan pohon tumbang di Perumahan Kalibuntuwetan Kecamatan Kendal. Warga Dusun Watudono beserta Polsek Pageruyung melakukan penanganan pohon tumbang di Jalan Sukorejo – Weleri Dusun Watudono Desa Surokontowetan Kecamatan Pageruyung,” jelasnya.

Untuk penanganan, pihaknya juga telah melakukan penyemprotan jalan sisa material banjir di Desa Sumberejo, Kecamatan Kaliwungu bersama Damkar Sektor Kaliwungu, Damkar PT APF dan warga setempat.

“Untuk rencana tindak lanjut, kami akan terus memantau perkembangan dan berkoordinasi penanganan pasca bencana dengan dinas terkait. Selain itu, juga ada rencana, untuk pendirian dapur umum mandiri oleh Pemerintah Desa Sumberejo, Kecamatan Kaliwungu,” pungasnya.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.