in

Buka Paksa Peti Jenazah Positif Covid-19,  Warga Mekarsari Bakal Diswab

Warga menshalatkan jenazah GS (27), warga RT 01 RW 02 Desa Mekarsari, Kecamatan Cipari Kabupaten Cilacap, di tepi jalan. (Foto : Humas.polri.go.id)

 

HALO CILACAP – Tim medis dari Pemkab Cilacap, akan melakukan tes swab antigen, kepada warga yang terlibat dalam pemakaman jenazah pasien Covid-19, GS (27), warga RT 01 RW 02 Desa Mekarsari, Kecamatan Cipari Kabupaten Cilacap.

Untuk sementara, mereka diminta menjalani isolasi mandiri, demi mencegah kemungkinan penularan pada orang lain.

Hal itu disampaikan Kapolsek Cipari AKP Sudarmaji, seperti dirilis Humas.polri.go.id, berkaitan dengan insiden buka paksa peti jenazah pasien Covid-19, oleh warga di Desa Mekarsari.

Dalam proses pemakaman Sabtu (14/8) sekitar pukul 15.00 WIB itu, mobil jenazah RSUD Kabupaten Cilacap, yang membawa jenazah GS tiba di rumah duka. Kedatangan mobil jenazah itu pun disambut keluarga dan warga sekitar, yang akan menghadiri pemakaman.

Sesampai di rumah duka, pihak keluarga meminta peti jenazah dikeluarkan dari dalam mobil jenazah, untuk dishalatkan. Namun demi mencegah penyebaran Covid-19, pihak RSUD dan kepolisian menolak permintaan itu. Mereka juga mengimbau warga, agar tak mengeluarkan peti jenazah.

Tetapi rupanya warga dan pihak keluarga yang sedang berduka, tak mau menggubris imbauan tersebut. Mereka kemudian mengeluarkan peti jenazah dari dalam mobil, dan kemudia menshalatkannya di tepi jalan. Setelah dishalatkan, kemudian jenazah dibawa ke tempat pemakaman umum (TPU) Cimaung, Desa Mekarsari.

Oleh petugas, jenazah hendak dimakamkan sesuai protokol Covid-19, yakni dengan langsung memasukkannya bersama peti ke dalam liang lahat. Namun pihak keuarga kembali menolaknya.

Permintaan petugas agar warga tak membuka peti jenazah, juga kembali tak digubris oleh keluarga. Mereka tetap melakukan pemakaman, setelah terlebih dulu membuka peti.

Akhirnya, Satgas Covid-19 Cipari hanya bisa mengumpulkan data orang-orang yang kontak erat dengan jenazah pasien tersebut.

Lebih lanjut Kapolsek Cipari AKP Sudarmaji, mengatakan pihaknya telah memberikan imbauan agar tetap mematuhi protokol kesehatan. Adapun warga yang kontak erat, diminta untuk menjalani isolasi mandiri, untuk mencegah penyebaran Covid-19 di masyarakat.

Kapolsek juga meminta agar ke depan, warga tidak membuka peti jenazah pasien positif Covid-19, guna memutus mata rantai Covid-19. Dia berharap masyarakat selalu menjaga kesehatan diri sendiri, keluarga, dan lingkungan.

Sementara tim medis, juga akan melakukan swab antigen untuk warga yang kontak erat, termasuk yang terlibat dalam prosesi pemakaman jenazah. (HS-08)

Share This

Cegah Kerumunan, Personel Polres Batang Bagikan Bantuan Langsung ke Rumah Warga

527 Kader Partai Golkar Cilacap bersama warga Ikuti Vaksinasi Merdeka Candi