Buat Kreasi Miniatur Kapal Pinisi, Remaja Kendal Ingin Persembahkan Kepada Presiden Jokowi

Haifanny Hillal Sailendra saat merangkai miniatur kapal di rumahnya, Sabtu (24/10/2020).

 

HALO KENDAL – Selama berlangsungnya masa pandemi Covid-19 dan peembatasan kegiatan sosial, tentu membuat sebagian masyarakat mengalami kejenuhan.

Namun dengan banyaknya waktu di rumah, masyarakat mulai banyak yang mencoba kreasi, seperti kini bercocok tanam dengan metode hidroponik, berternak binatang peliharaan, dan kreasi lainnya.

Hal ini sebagai upaya untuk menghilangkan kepenatan selama berada di rumah.

Seperti yang dilakukan, Haifanny Hillal Sailendra (19), mahasiswa S1 jurusan Ilmu Komunikasi di salah satu Universitas Negeri di Kota Semarang ini, menyalurkan hobi dalam membuat miniatur kapal.

Bermodalkan belajar dari Google dan dengan peralatan sederhana, seperti gunting, penggaris, lem, ampelas dan cutter, dia menghilangkan rasa jenuh dengan menghasilkan karya miniatur sebagus mungkin.

Apalagi aktivitas pendidikannya bangak dilakukan dengan sistem dalam jaringan (daring), sehingga banyak waktu dia habiskan di rumah.

Bahkan, remaja yang akrab disapa Fanny ini, mampu membuat miniatur kapal “Pinisi” berbahan kayu dan bambu bekas, yang hampir menyerupai dengan bentuk aslinya.

“Ya awalnya saya baca dan lihat di google, kemudian saya tertarik dan saya pelajari, kemudian saya coba praktikkan,” ungkap Fanny saat ditemui halosemarang.id di rumahnya, di Kelurahan Bandengan, Kecamatan Kendal, Sabtu (24/10/2020) pagi.

Dia mengaku, pembuatan miniatur kapal sebenarnya sudah banyak dilakukan oleh orang lain, namun sifatnya lebih untuk komersial. Sedangkan dirinya hanya untuk menghilangkan rasa jenuh dan menyalurkan kreasinya saja.

“Tadinya saya buat ini, hanya iseng saja. Saat kondisi pandemi dan pas lagi tidak ada tugas kuliah daring. Kebetulan ada bahan bambu bekas di rumah, jadi saya buat miniatur kapal ini,” terang Fanny.

Meski hanya iseng, remaja yang juga punya hobi menggambar ini, mampu menyelesaikan pembuatan sebuah miniatur kapal Pinisi dalam waktu dua minggu.

“Saya sebenarnya lebih suka menggambar grafitty dan karikatur. Ini saya bikin hanya iseng pas selesai kerja. Saya pilih buat miniatur kapal dan saya suka bentuk kapal Pinisi,” imbuhnya.

Dalam proses pembuatan miniatur, pertama Fanny membuat kerangka kapal terlebih dulu dengan bambu utuh dibelah dua, yang kemudian ia hilangkan kulit bambunya dan diampelas.

Sementara untuk body kapal, ia buat sedetail mungkin dari anjungan, kabin dan tangga, sampai tiang layar. Semua juga dibuatnya dari bahan bambu yang dibentuk dan diberi perekat.

“Kalau untuk bendera dan layar yang melengkung saya menggunakan bahan kertas karton bekas. Finishing hanya saya amplas di beberapa bagian dan tidak saya cat atau plitur. Biar alami warnanya,” imbuhnya.

Bertemu Ganjar

Haifanny Hillal Sailendra saat bertemu Ganjar Pranowo beberapa waktu lalu.

 

Saat disinggung, apakah ia tidak punya keinginan dalam menyalurkan kemampuannya menggambar dan membuat miniatur untuk merambah ke dunia bisnis, Fanny mengaku tidak pernah berfikir sejauh itu.

Menurutnya, apa yang sudah dia buat dan sesuai apa yang ia harapkan, itu adalah kepuasan tersendiri, saat menikmati hasil karyanya.

“Waktu SMA, saya pernah diundang wawancara khusus dengan Bapak Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo. Kemudian saya gambar karikatur wajah beliau. Kemudian karikatur saya serahkan kepada Pak Ganjar.

Alhamdulillah beliau senang dengan karya saya,” ungkapnya sambil menunjukkan foto saat menyerahkan karyanya kepada Ganjar Pranowo.

Diketahui, remaja yang juga pegiat media sosial tersebut, dulu pernah menjabat sebagai Pemimpin Redaksi pada Lembaga Pers Pelajar, saat duduk di bangku sekolah SMA Negeri 2 Kendal.

Saat ditanya apakah ada keinginan, hasil karya kapal Pinisi tersebut juga diberikan kepada seseorang yang ia kagumi, Fanny mengaku berkeinginan memberikannya kepada Presiden RI.

“Insya-Allah, kalau saya berkesempatan dan bisa bertemu dengan Bapak Jokowi, hasil karya kapal ini saya haturkan kepada beliau. Entah kapan,” pungkasnya.

Kegiatan Haifanny sehari-hari di samping kuliah dan menjadi jurnalis, dia juga mengajari teman-temannya dalam hal menggambar dan membuat kerajinan dari pemanfaatan barang bekas.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.